SALAM MESSAGE .n_n.

Minggu, 04 Maret 2012

RAHASIA MEMAAFKAN YANG AGAK TERLUPAKAN...

Naaaaaaaaaah... ini dapet dari facebook saudari...
Lumayan ngenaaa banget nih.. 

MARI BACA..

Assalaamu'alaikum.wr.wb.

Salam Sinergi

Apa kabar sahabat S3? Semoga Anda selalu dalam perlindungan-Nya.

Tahukah Anda, masalah apa yang paling sulit untuk diselesaikan? Yes, betul sekali, yaitu masalah yang "gak jelas" apa masalahnya.

Itu sebabnya proses memaafkan menjadi tidak berefek optimal bagi kesehatan jiwa kita ketika kita tak berani memperJELAS hal apa yang harus dimaafkan terkait : rasa sakitnya, pelakunya, peristiwanya, penyebabnya, waktu kejadiannya dan persepsi kita atas itu semua.

Oleh sebab itu, WAKTU yang paling TEPAT untuk MEMAAFKAN adalah tatkala kita SEDANG merasa DISAKITI. Karena pada saat kita sedang disakiti , biasanya semua hal tentang : rasa sakitnya, pelakunya, peristiwanya, penyebabnya, waktu kejadiannya dan persepsi kita atas itu semua; masihlah SANGAT JELAS.

Ibarat orang BAB (Buang Air Berbentuk he he), maka saat paling tepat untuk BAB adalah ketika sangat JELAS rasa sakit di perut kita (mules).

Itu sebabnya sungguh mengherankan orang yang mengatakan "nantilah, setelah rasa sakit hati saya reda, maka baru saya akan memaafkannya". Karena pernyataan itu mirip dengan "nantilah, setelah mules saya reda, maka baru saya akan BAB". Hehe... Kotoran di perut dikeluarkan dengan cara BAB, sedangkan kotoran di hati dikeluarkan dengan cara MEMAAFKAN.

Nah, jika Peristiwa "menjengkelkan" itu telah terjadi di waktu yang lalu, maka perjelaslah terlebih dahulu semua hal yang terkait dengan peristiwa itu di waktu sekarang, lalu maafkanlah.

Coba lakukanlah simulasi ini: 

Pegang dada Anda dengan tangan kanan Anda, tenangkan diri Anda, tarik nafas yang dalam perlahan lalu hembuskan dengan tenang. Kemudian hadirkan peristiwa menjengkelkan yang belum Anda maafkan, hadirkan pelakunya, hadirkan wajah si pelaku yang membuat Anda sebal, hadirkan waktu kejadiannya, rasakan dada Anda sangat sakit mengingat peristiwa itu, sungguh sakit sekali rasanya, Lalu katakanlah "Ya Allah, saya terima sepenuhnya rasa sakit ini, saya terima seutuhnya kejadian ini, saya akui saya banyak dosa sehingga saya pantas diperlakukan seperti ini, semoga ini bisa membersihkan jiwa saya. Saya maafkan dia, saya maafkan peristiwanya, saya maafkan diri saya yang kecewa dan jengkel karena peristiwa ini, saya lepaskan rasa sakit hati ini, dan saya serahkan semuanya kepadaMu. Dan ampunilah saya ya Allah karena saya telah begitu lama memendam rasa sakit hati ini".

Aamiin
Wallahu a'lam

Kang Zain

sumber : www.cahaya-semesta.com.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

"LOLLIPOP MANIS YANG MEMBUAT SAKIT GIGI"

Pernah denger kata-kata seperti ini :
Suka sekali dengan lollipop yang manis... Ternyata pada akhirnya lollipop itulah yang membuatku sakit gigi..

Begini nih.. Tadi siang iseng nonton FTV sama adek, sambil makan es krim 3 bungkus (heheheeeee :pp lagi suntuuuuuuk banget sampe ngayal sedang di bus buat berangkat ke Padangpanjang. FTV nya lucu banget. Yang main Dinda Kirana, nah ndak tau lawan mainnya siapa.

Nah kisahnya si Dinda adalah anak mama banget *kata teman-temannya. Soalnya teman-temannya merasa mamanya Dinda tu OVER PROTECTIVE banget sama Dinda. Dinda nggak dibolehin maen keluar rumah, kemanapun walau sama teman-temannya.  Jadi dia hanya boleh mengisi waktunya di rumah. Suatu ketika ada acara dengan teman-temannya dan itu malam hari. Dinda ingin sekali pergi dan ikut acara tersebut. maklum Dinda sudah SMA (jaman sekarang anak SMA maunya bebas ngapain aja). Jadi Dinda berinisiatif mengajak teman SMA-nya yang juga temannya dari kecil yang udah biasa main bareng (cowok yang juga tetangga sebelah rumahnya,anggap aja namanya Adam, heheheeee,,,). Nah Adam dimintanya untuk nemenin dia ke acara temannya itu, trus dimintain tolong juga buat ikutan bohong ke mamanya Dinda. Karena kasian dan nggak mau dinda dimarahi mamanya jadi Adam bantu Dinda berbohong sama mamanya Dinda. (Sebenernya itu karena Adam juga takut dimarahi mamanya karena mamanya Dinda dateng langsung ke rumah Adam buat nanyain kebenaran alasan Dinda dan Adam mau pergi, mereka berdua sih bilangnya mau belajar bareng di Rumah Johan).

Akhirnya si Dinda dan Adam jadi pergi ke acara temannya. Pas di acara ternyata Adam tidak tau dresscode buat acara itu, Dinda lupa ngasih tau, jadi mereka saling ngambekan. Tidak lama mama Dinda menelpon Dinda dan langsung marah-marah ke Dinda karena ketawan bohong ke mama. Dinda nangis di depan, tiba-tiba Dinda kenalan dengan seorang laki-laki. Itu gara-gara Dinda buru-buru jalan dan hampir terjatuh, tapi tertolong oleh si laki-laki. Jadilah dinda terpesona padanya dan Dinda yang polos mau saja diajak berkenalan, dimintain nomor hp, karena merasa berhutang budi sudah ditolongin.

Dinda masuk lagi ke dalam dan Adam langsung menemui Dinda dan bilang bahwa Mama Dinda menelpon Adam dan menyuruh Dinda pulang. Dinda ngambek lagi, dan akhirnya mereka pulang. sesampai di rumah mereka berdua dimarahin mama Dinda. mama Dinda mengancam Adam akan memberitahu kedua orangtua Adam di Pontianak tentang kenakalan Adam di sini. Adam tinggal dengan kakaknya.

Taukah, Laki-laki yang menolong Dinda saat itu jadi rajin menelpon Dinda, padahal Dinda tau, Rio, adalah tunangan sahabat Dinda. Tapi ntah kenapa dinda yang polos merasa asik dan merasa Rio lah orang yang paling mengerti dirinya. bahkan Rio pun nekat ke rumah Dinda, untuk mengambil hati Mamanya, dan Dilihat dari sikap Mama, Mama menerimanya *menurut Dinda.

Rio jadi rajin menelpon, smsin Dinda, juga menjemput Dinda buat mengajak Dinda kesana kemari.. Dan Dinda terpelosok ke lubang Cinta serta rayuan gombal maut Rio, padahal jelas-jelas tau bahwa Rio tunangan sahabatnya. Dan selidik punya selidik Rio adalah playboy cap bebek... Banyak banget pacarnya. Walhasil waktu lagi jalan dengan Dinda, datenglah calon istri si Rio dan tunangannya Rio, sahabat Dinda. Sahabat Dinda marah besarrrrr ke Dinda.

 Yaaa... dinda sangat menikmati dan menyukai lollipop manis itu... Dan lolllipopnya adalah Rio.. Daaaaaaaaan dinda jatuh sakit...

Setelah peristiwa itu, Adam datang ke rumah Rio untuk menjenguk Dinda yang sakit gara-gara masalah kemaren.. Dinda tertawa, menertawai kebodohannya. Ada Adam yang baik dan tulus padanya, yang ingin melindunginya, menjaganya, dia malah memilih playboy cap bebek itu gara-gara semua kepalsuannya yang muaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaanissssss banget kaya lollipop kesukaan Dinda..

Hmm... Dinda tertawa lagi sambil mengatakan, 'aku bodoh ya, aku udah keenakan sama manisnya lollipop,padahal lollipop itulah yang bikin aku jadi sakit gigi'..

Yah begitulah... Seringkali kita buta akan manisnya dunia, sampe gak bisa lagi bedain mana yang bener-bener baik dan mana yang jelas-jelas buruk... Astaghfirullah.. naudzubillahi min dzalik...  Ceritanya jangan dipusing-pusingin ya.. Ambil hikmahnya aja... banyak kok pengandaian kisahnya, yang penting inti dari cerita ini... semoga ALLAH menjaga kita smeua dari kebutaan hati gara-gara dunia yang FANA ini.. AAAAAAAAAAAAAMIIIIIIIIIIIIIIIIIN.........
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Sabtu, 03 Maret 2012

CINTA KARENA ALLAH

“Yaa Rabb, Cinta yang datang semata-mata karena-Mu, cinta itu juga akan pergi semata-mata karena-Mu, maka berikanlah aku keikhlasan dalam menerima datang dan perginya cinta yang Engkau fitrahkan pada setiap diri manusia. Dan sisi-kan-lah aku dalam penjagaan-Mu siang maupun malam ketika cinta itu datang dan pergi seketika. Hanya kepada-Mu aku berserah diri yaa Rabb….









Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

REMINDER... ^__^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

YA ALLAH AKU IRI................

Ya ALLAH maaf atas semua kelalaian hamba..
Maaf atas semua kealpaan hamba..
Maafkan diri yang semakin jauh dari-Mu...

Jujur saja aku sungguh rindu dengan masa-masa itu..
Aku rindu masa-masa dimana aku berada dalam lingkungan yang kental dengan mahabbah-Mu juga kitab-Mu..
Aku rindu dengan sahabat-sahabatku sesama pecinta-Mu..

2009 tahun terakhir aku bersua dengan "nya"..
2009 tahun terakhir aku begitu bersemangat menggapai cita dan menjadi orang optimis luar biasa..
Ntah apa yang menyebabkan aku makin jauh dari "nya"..
Mungkin saat Engkau menggantikanku dengan orang-orang yang JAUH lebih baik dari padaku yang ilmunya tidak ada apa-apanya dibanding mereka...
Hafalan Al-Quran yang amat jauh ketinggalan dibanding mereka...
Ilmu Hadits..
Ilmu Fiqh...
Bahasa Arab pun aku tak tau...
Aku memang tak punya basic pendidikan di pesantren seperti dua adikku. Sungguh saat itu baru aku iri kenapa aku tak menuntut ilmu di tempat yang jauh lebih mendukungcita-cita dan harapanku saja. Tapi sejak SD aku mampu membuktikan walau tak sekolah di pesantren aku bisa seperti mereka.. Aku punya sosok ayah yang pandai. Bapak seorang Qori.Sekarang baru aku amat menyesal mengapa aku tidak memanfaatkan masa-masa bersama Bapak sebelum kuliah dulu :( Ya ALLAH... sedihnya aku...

Dan sekarang, saat kuliah, aku seperti terhambat tak bisa belajar. Susah mencari ustadzah maupun uztadz yang meng-iya-kan jika diminta menjadi guru ngaji, tidak seperti Bapak... Bapak yang rendah hati dan tidak pelit ilmu.. Padahal ilmu itu semakin dibagi maka akan semakin kita kuasai... Duhai Rabbi, salahku dimana ya???

Aku rindu dengan saudari2ku.. juga Saudara2ku.. Mereka ku anggap keluarga keduaku, dunia Musabaqah yang tak pernah aku lewatkan dan setiap itu pula aku bertemu dengan mereka, berbagi kisah, belajar bersama dan jalan bersama. Mereka yang hingga detik ini masih terjaga dan tetap tersalurkan ilmunya di sana, sedangkan aku terhenti, aku ingin kembali ke duniaku ya ALLAH.... Ampuni aku jika Engkau memandangku telah LALAI menjaga amanah ilmu dari-Mu, :(

Aku rindu masaku dulu, aku rindu diriku yang dulu, aku rindu dengan aktivitasku yang dulu..
Sekarang aku hanya bisa melihat teman-temanku di sini mendulang prestasi di arena MTQ berbagai kota dan kabupaten.. Aku iri dengan mereka.. Tapi aku sadar, itu rejeki mereka... Rejeki kita tidak akan tertukar.. Aku hanya bisa berdoa agar aku bisa kembali seperti dulu ... Dan semoga dua adikku yang masih di rumah tidak merasakan penyesalan sepertiku.. Akan ku semangati mereka agar tidak sepertiku, agar tetap semangat beribadah karena-Mu....

Sungguh, aku ingin menuntut ilmu lebih banyak lagi...
Aku ingin serius lagi mendalami semuanya...
Aku ingin belajar dan latihan tilawah lagi...
Aku ingin memperbaiki bacaan tartilku lagi....
Aku ingin memperbaiki ilmu tajwid ku lagi....
Aku ingin memperbaiki hafalanku yang masih sangat minim...
Aku ingin bisa bahasa Arab dan bahasa Inggris lebih baik lagi...
Aku ingin mempelajari ilmu fiqh hadist dan tafsir lebih dalam lagi..
Agar aku bisa jadi ustadzah untuk anak-anakku nanti...
Agar anak-anakku bisa menjadi generasi pecinta Qur'an...
AAAAMIIIIIIIIIIIIIN.............
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Kamis, 01 Maret 2012

YUK SEDEKAH...

Do'a kita untuk yang rajin berinfaq

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu sesungguhnya Nabi Muhammad shollallahu ‘alahi wa sallam bersabda:

“Tidak ada satu subuh-pun yang dialami hamba-hamba Allah kecuali turun kepada mereka dua malaikat. Salah satu di antara keduanya berdoa: “Ya Allah, berilah ganti bagi orang yang berinfaq”, sedangkan yang satu lagi berdo’a “Ya Allah, berilah kerusakan bagi orang yang menahan (hartanya)”
(HR Bukhary 5/270)
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Yang menguasai di Hari Pembalasan Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri ni'mat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

Ya Allah kabulkanlah do'a kaum muslimin di penjuru bumi..
Ya Allah kabulkanlah do'a-do'a kami...
Ya Allah kami telah berusaha mengorbankan harta kami tuk perjuangan menegakkan kalimat-Mu...
kami korban harta kami tuk menyebarkan nilai-nilai kebaikan ke lebih banyak orang di seluruh penjuru bumi...

Ya Allah sembuhkanlah diantara kami yang sedang sakit, sembuhkanlah keluarga kami, sembuhkanlah tetangga kami, sembuhkanlah teman-teman...
Ya Allah di antara kami ada yang belum memiliki keturunan, berikanlah segera amanah itu,
Ya Allah berilah kami keturunan yang baik dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Mendengarkan do`a.
Ya Allah jadikanlah anak-anak kami, anak2 yang shaleh dan shalehah...

"Wahai Allah limpahkanlah rahmat atas junjungan kita Nabi Muhammad Saw; sebanyak aneka rupa rizqi. Wahai Dzat Yang Maha Meluaskan rizqi kepada orang yang dikehendaki-Nya tanpa hisab. Luaskan dan banyakanlah rizqiku dari segenap setiap penjuru dan perbendaharaan rizqi-Mu tanpa pemberian dari makhluk, berkat kemurahan-Mu jua. Dan limpahkanlah pula rahmat dan salam atas dan para sahabat beliau. "


"Wahai Allah, wahai Dzat Yang Maha Kaya, wahai Dzat Yang Maha Terpuji, wahai Dzat Yang memulai, wahai Dzat Yang Mengembalikan, wahai Dzat Yang Maha Penyayang, wahai Dzat Yang Maha Mencintai. Cukupilah kami dengan kehalalan-Mu dari keharaman-Mu. Cukupilah kami dengan anugerah-Mu dari selain Engkau. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan salam atas junjungan kita Nabi Muhammad Saw. keluarga dan sahabat beliau."
"Dengan nama Allah, semoga Engkau menjaga diri kami, harta kami dan agama kami. Wahai Allah, ridhailah kami dari ketetapan-Mu dan berilah berkah kepada kami pada segala apa yang telah Engkau putuskan sehingga kami Tidak suka apa yang Engkau mempercepatkan apa yang Engkau akhirkan dan tidak pula menyukai mengakhirkan apa yang, Engkau cepatkan. "
"Ya Tuhan, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta selamatkanlah kami dari siksa neraka." (QS. Al-Baqarah: 201).


"Ya Tuhan, janganlah Engka siksa kami karena lupa atau bersalah. Ya Tuhan, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana telah Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami, ampunilah kamj, dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami dalam mengalahkan orang-orang kafir." (QS. Al-Baqarah: 286).

"Ya Tuhan sungguh kami telah mendengar seruan yang menyeru kepada iman: "Barimanlah kamu kepada Tuhanmu, maka kami pun beriman. Ya Tuhan, ampunilah dosa-dosa kami dan hapuskanlah kesalahan-kesalahan kami, serta matikanlah kami beserta orang-orang yang banyak berbuat kebajikan. Ya Tuhan, berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami dengan perantaraan rasul-rasul-Mu, dan janganlah Engkau hinakan kami pada hari kiamat nanti. Sungguh Engkau sama sekali tidak akan pernah menyalahi janji." (QS. Âli Imrân: 193-294).
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

TIPE WANITA YANG DISUNNAHKAN UNTUK DILAMAR


Dalam melamar, seorang muslim dianjurkan untuk memperhatikan beberapa sifat yang ada pada wanita yang akan dilamar, diantaranya:
  1. Wanita itu disunahkan seorang yang penuh cinta kasih. Maksudnya ia harus selalu menjaga kecintaan terhadap suaminya, sementara sang suami pun memiliki kecenderungan dan rasa cinta kepadanya.

    Selain itu, ia juga harus berusaha menjaga keridhaan suaminya, mengerjakan apa yang disukai suaminya, menjadikan suaminya merasa tentram hidup dengannya, senang berbincang dan berbagi kasih sayang dengannya. Dan hal itu jelas sejalan dengan firman Allah Ta'ala,

    Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah Dia menciptakan untuk kalian istri-istri dari jenis kalian sendiri, supaya kalian cenderung dan merasa tentram kepadanya. Dan Dia jadikan di antara kalian rasa kasih dan saying. (ar-Ruum:21).

  2. Disunahkan pula agar wanita yang dilamar itu seorang yang banyak memberikan keturunan, karena ketenangan, kebahagiaan dan keharmonisan keluarga akan terwujud dengan lahirnya anak-anak yang menjadi harapan setiap pasangan suami-istri.

    Berkenaan dengan hal tersebut, Allah Ta'ala berfirman,
    Dan orang-orang yang berkata, 'Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami sebagai penyenang hati kami, dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa'. (al-Furqan:74).

    Dalam sebuah hadits, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,
    Menikahlah dengan wanita-wanita yang penuh cinta dan yang banyak melahirkan keturunan. Karena sesungguhnya aku merasa bangga dengan banyaknya jumlah kalian pada hari kiamat kelak. Demikian hadist yang diriwayatkan Abu Daud, Nasa'I, al-Hakim, dan ia mengatakan, Hadits tersebut sanadnya shahih.

  3. Hendaknya wanita yang akan dinikahi itu seorang yang masih gadis dan masih muda. Hal itu sebagaimana yang ditegaskan dalam kitab Shahihain dan juga kiab-kitab lainnya dari hadits Jabir, bahwa Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam pernah bertanya kepadanya,

    Apakah kamu menikahi seorang gadis atau janda? dia menjawab,"Seorang janda."Lalu beliau bersabda, Mengapa kamu tidak menikahi seorang gadis yang kamu dapat bercumbu dengannya dan ia pun dapat mencumbuimu?.

    Karena seorang gadis akan mengantarkan pada tujian pernikahan. Selain itu seorang gadis juga akan lebih menyenangkan dan membahagiakan, lebih menarik untuk dinikmati akan berperilaku lebih menyenangkan, lebih indah dan lebih menarik untuk dipandang, lebih lembut untuk disentuh dan lebih mudah bagi suaminya untuk membentuk dan membimbing akhlaknya.

    Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam sendiri telah bersabda,

    Hendaklah kalian menikahi wanita-wanita muda, karena mereka mempunyai mulut yang lebih segar, mempunyai rahim yang lebih subur dan mempunyai cumbuan yang lebih menghangatkan.

    Demikian hadits yang diriwayatkan asy-Syirazi, dari Basyrah bin Ashim dari ayahnya, dari kakeknya. Dalam kitab Shahih al_Jami' ash_Shaghir, al-Albani mengatakan, "Hadits ini shahih."

  4. Dianjurkan untuk tidak menikahi wanita yang masih termasuk keluarga dekat, karena Imam Syafi'I pernah mengatakan, "Jika seseorang menikahi wanita dari kalangan keluarganya sendiri, maka kemungkinan besar anaknnya mempunyai daya piker yang lemah."

  5. Disunahkan bagi seorang muslim untuk menikahi wanita yang mempunyai silsilah keturunan yang jelas dan terhormat, karena hal itu akan berpengaruh pada dirinya dan juga anak keturunannnya. Berkenaan dengan hal tersebut, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,

    Wanita itu dinikahi karena empat hal: karena hartanya, keturunannya, kecantikannya dan karena agamanya. Maka pilihlah wanita yang taat beragama, niscahya kamu beruntung. (HR. Bukhari, Muslim dan juga yang lainnya).

  6. Hendaknya wanita yang akan dinikahi itu taat beragama dan berakhlak mulia. Karena ketaatan menjalankan agama dan akhlaknya yang mulia akan menjadikannya pembantu bagi suaminya dalam menjalankan agamanya, sekaligus akan menjadi pendidik yang baik bagi anak-anaknya, akan dapat bergaul dengan keluarga suaminya.

    Selain itu ia juga akan senantiasa mentaati suaminya jika ia akan menyuruh, ridha dan lapang dada jika suaminya memberi, serta menyenangkan suaminya berhubungan atau melihatnnya. Wanita yang demikian adalah seperti yang difirmankan Allah Ta'ala,

    "Sebab itu, maka wanita-wanita yang shahih adalah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminyatidak berada di tempat, oleh karena Allah telah memelihara mereka". (an-Nisa:34).

    Sedangkan dalam sebuah hadits, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,
    "Dunia ini adalah kenikmatan, dan sebaik-baik kenikmatannya adalah wanita shalihah". (HR. Muslim, Nasa'I dan Ibnu Majah).

  7. Selain itu, hendaklah wanita yang akan dinikahi adalah seorang yang cantik, karena kecantikan akan menjadi dambaan setiap insan dan selalu diinginkan oleh setiap orang yang akan menikah, dan kecantikan itu pula yang akan membantu menjaga kesucian dan kehormatan. Dan hal itu telah disebutkan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam dalam hadits tentang hal-hal yang disukai dari kaum wanita.

    Kecantikan itu bersifat relatif. Setiap orang mempunyai gambaran tersendiri tentang kecantikan ini sesuai dengan selera dan keinginannya. Sebagian orang ada yang melihat bahwa kecantikan itu terletak pada wanita yang pendek, sementara sebagian yang lain memandang ada pada wanita yang tinggi.

    Sedangkan sebagian lainnya memandang kecantikan terletak pada warna kulit, baik coklat, putih, kuning dan sebagainya. Sebagian lain memandang bahwa kecantikan itu terletak pada keindahan suara dan kelembutan ucapannya.
Demikianlah, yang jelas disunahkan bagi setiap orang untuk menikahi wanita yang ia anggap cantik sehingga ia tidak tertarik dan tergoda pada wanita lain, sehingga tercapailah tujuan pernikahan, yaitu kesucian dan kehormatan bagi tiap-tiap pasangan.

--------
Sumber: Fikih Keluarga, Syaikh Hasan Ayyub, Cetekan Pertama, Mei 2001, Pustaka Al-kautsar Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

TIPS CERDAS BAGI WAKTU


Sobatttttt pernah nggak merasa bingung membagi waktu? Kerjaan ini belum selesai, pas melihat to-do-list, kok ya masih banyak tugas lain yang harus diselesaikan. Pusssiiing! (serrring.... wah kacau... manajemen waktunya buruk berarti)

Akhirnya tidak jarang kita malah mogok ngapa-ngapain (stress sendiri nggak tahu bagaimana menyelesaikan kerjaan yang masih menggunung).
Nah berikut ini adalah sedikit tips untuk membagi waktu yang efektif, mudah-mudahan bisa berguna bagi kita semua :

1. Sesuaikan aktivitas dengan “jam biologis” kita! Ada istilah “orang pagi” atau “orang malam”, yaitu kondisi di mana energi dan konsentrasi seseorang sedang tinggi-tingginya, ada yang berkonsentrasi tinggi kalau sudah malam, ada juga yang justru baru semangat di pagi hari.

Biasanya pada waktu-waktu ini, kerja apa saja cepat selesai. Bila kita bisa menyesuaikan aktivitas kita dengan “jam biologis” ini, insya Allah produktivitas kita bisa makin tinggi Sob!

(nah kalau aya jam biologisnya kapan ya??? hmmm... sepertinya dini hari... kalau malam, kerjaannya mau refreshing saja -refreshing terus kapan selesainya-)
 
2. Buat prioritas mana tugas yang harus diselesaikan terlebih dahulu (mana yang lebih penting dan mendesak), dan mana yang masih bisa dikerjakan belakangan! Nah, kerjakanlah tugas sesuai urutan tersebut. Hal ini akan mengurangi panik karena dikejar-kejar deadline!

(hmmm... dikejer-kejer deadline kalau bagi aya tu kayak dikejer-kejer hantu... Kebawa-bawa tugas2nya sampe ke mimpi... Nyeremin... Mejemin mata buat tidur pun susaaaaaaaaaaah dan kalaupun tertidur ndak tenang sama sekali.. Astaghfirullah)

3. Buat urutan tingkat kesulitan tiap tugas. Biasakanlah mengerjakan yang mudah dulu, supaya kita tidak menjadi frustasi atau menghabiskan terlalu banyak waktu di kerjaan yang sulit.

(seeepp... kerjain yang mudah dulu biar lancar, kan MUDAH... kalau sulit bisa-bisa mogok di jalan dan mogok beneran dalam waktu yang lama akhirnya gak ada hasil sama sekali... :p )

4. Perhatikanlah apakah seluruh tugas harus kita yang menyelesaikan sendiri, atau sebenarnya bisa kita limpahkan kepada orang lain! Belajarlah untuk mendelegasikan tugas! Jika ada tugas yang bisa dibagikan kepada teman sekelompok atau se-organisasi, percayakan dia untuk mengerjakannya! Jangan mengerjakan semua hal sendirian Sob, jika memang bisa membagi tugas, itu lebih baik!

(hmmm... bener nih... Kalau memang tugas kelompok ya kerjanya kan bisa dibagi-bagi.. Biar kita juga nggak susah karena ngerjain sendirian atau nggak keenakan karena nggak ada andil sama sekali.. Dan tugas mandiri pun nggak papa kok dikerjain bareng-bareng, biar semangat dan selesai bareng-bareng.. Tapi susah kalau orang yang ndak bisa kerja bareng-bareng... atau biasanya dia bisa melakukan pekerjaan yang maksimal kalau bekerja sendirian.. Mungkin sendirian bisa lebih fokus... ^__^ )

5.Selalu ingat untuk makan makanan bergizi serta berolahraga agar tubuh tetap bugar dan segar! Kondisi tubuh yang sehat sangat baik dalam menjalankan aktivitas yang padat. Kalau kitanya cepat sakit, lemas, dan punya penyakit kambuhan (misalnya Maag), duuh... bagaimana bisa mengerjakan tugas dengan optimal? Pasti membuat manajemen waktu kita menjadi kacau balau.

(nah ini masalahnya sama... Musti makan bergizi dan teratur.. Trus kalau makan aja tanpa olahraga ya gimana ya, makan kan menghasilkan energi nih, maksudnya kalau kita makan baru kita ada tenaga buat beraktivitas ini itu, nah olahraga itu menjaga agar badan kita tetep sehat dan stabil... Beneran deh kalau nggak olahraga -minimal senam-senam kecil di kamar- badan kita jadi gampang sakit dan sangat cepat sekali capek... truuuussss bagi yang ada maag ni.. Kudu musti harus selalu ada cemilan sambil kerja.. Maklum maag itu cepet laper... Karena sekali makan nggak bisa langsung banyak,,, Si lambung dah luka-luka.. -salah sendiri jadi orang malas- nah kalau aya bahaya nih,kalau dah kerja, ndak inget makan lagi, kalau makan di tengah-tengah pekerjaan malah terganggu. hmmm.. Padahal kalau aya rutin ngemil nih pasti aya sedikit gendut...  :( )

6. Konsentrasi dan fokus.
Di setiap mengerjakan tugas, usahakan tetap fokus dan konsentrasi agar kerjaan cepat beres! Jangan memikirkan pekerjaan lain saat mengerjakan sesuatu, ini membuat penyelesaiannya lebih lama.

(Hmmm.. susaaaah banget fokus... Mau ta'awwudz berkali-kali.. Istighfar banyak-banyak.. Kalau mau fokus selalu ada gangguan ... Ada-adaaaaa aja idenya si syaithoonirrojiiim buat ngacauin konsentrasi.. Bener tuh kalau kita fokus maka pekerjaan kita akan CEPET SELESAI... Bayangin cepet selesainya ya... kan enak kalau cepet selesai.. Jangan bayangin susahnya...

Pernah ada sahabat yang kasih pesen waktu lagi mengeluh tentang banyaknya tugas yang harus diselesaikan tapi susah fokus dan maleeeeesnya minta ampuuun :

KERJA KERAS HARI INI UNTUK SANTAI HARI ESOK..


7. Supaya aliran darah tetap berjalan lancar, istirahatlah selama 5 - 10 menit setiap 30 - 40 menit mengerjakan tugas!

(SIIIIP... bener nih... Pernah baca sebuah buku waktu SMP dulu.. Dikasih kakak kelas tersayang.. bahwa kita itu cuma bisa fokus selama 17 menit... So setiap 17 menit sekali tu musti refresh sebentaaaar saja.. Entah menggerak-gerakkan badan sedikit dan sebagainya... ^__^ )

8. Mulailah berkata “tidak” pada hal-hal yang dapat merusak alur rencana pengerjaan tugasmu!

(Ini biasanya awal-awal agak susah, apalagi diri yang punya rasa empati yang beeeesaaaaaaaaaaarrr.... susah nolak padahal sudah ada serentetan tugas yang musti diselesaikan di schedule kita...

9 Jangan mudah menerima tugas baru! Ukurlah kemampuan kita dan jumlah waktu yang kita miliki, dengan jumlah tugas yang harus diselesaikan. Jika overload... beranilah untuk menolak tugas baru yang diberikan!
Sama dengan flashdisk, diri kita juga memiliki kapasitas maksimal Sob! Flashdisk yang berukuran 8 GB yaa tidak bisa dipaksakan untuk diisi sampai 12 GB. Bahkan kalau kepenuhan kapasitas, bisa-bisa rusak dan lelet kinerjanya looh... So, jangan pernah memaksakan diri kita untuk menyanggupi setiap tugas yang diberikan oleh orang lain, bisa jadi kita malah mengecewakan diri sendiri dan banyak orang.

(nah ini juga,,, sebelum meng-IYA-kan pikirkan MATANG-MATANG ya... tugas itu AMANAH loh... taukah gimana kalau menelantarkan amanah yang sudah KITA TERIMA............. )

Semoga sukses membagi waktu dan berhasil mengerjakan setiap kewajiban dengan optimal!
aaaaamiiiiiiiiiiiin

Sumber: Gubahan dari www.kafesantai.com
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

LAGI-LAGI TENTANG MALASSS... :p

Ya ALLAH... Sekarang seharusnya adalah masa2 tanpa rasa malas.. Tapi diri ini keterlaluan, ntah apa yang ada di fikiran sehingga gampang sekali down lalu down pada beberapa hal tersebut menyebabkan malas.. naudzubillahi min dzalik... Masa-masa kuliah buatku masa-masa yang rentan,. Semangat yang jatuh bangun sudah biasa. Tapi makin ke atas makin gencar saja si malas mendekatiku.. Padahal aku sedang berada dalam tuntutan SKRIPSWEET.....  duh ALLAH........... helppp... helppp...
 
Hati-hati Sobattt, rasa malas adalah sejenis penyakit mental. Siapa pun yang dihinggapi rasa malas akan kacau kinerjanya dan ini jelas-jelas sangat merugikan. Rasa malas sesungguhnya menggambarkan hilangnya motivasi seseorang untuk melakukan pekerjaan, pengaruh malas ini cukup besar terhadap menurunnya produktivitas. 

Misalnya, di usia 30 tahun harusnya seorang yang berpotensi menjadi penulis bisa menghasilkan ratusan cerpen dan puluhan buku, tapi karena dia malas menulis, juga selalu menunda-nunda “Besok aja deh!” akhirnya selama bertahun-tahun ia hanya dapat merampungkan 5 naskah, itu pun sudah girang sekali.

Menurut (Edy Zaqeus: 2008) Malas diartikan sebagai keengganan seseorang untuk melakukan sesuatu yang seharusnya atau sebaiknya dia lakukan. Masuk dalam keluarga besar rasa malas adalah menolak tugas, tidak disiplin, tidak tekun, rasa sungkan, suka menunda sesuatu, mengalihkan diri dari kewajiban, dll.


Karena malas, seseorang seringkali tidak produktif bahkan mengalami stag. Badan terasa lesu, semangat dan gairah menurun, ide pun tak mengalir. Akibatnya tidak ada kekuatan apapun yang membuat kita bisa bekerja. Kalau dibiarkan saja, penyakit malas ini akan semakin “kronis”.

Tips Memberantas Rasa Malas 

1. Ganti “Kapan Selesainya?” dengan “Saya Mulai Sekarang!”
Apabila kita dihadapkan pada satu tugas besar atau proyek, sebaiknya JANGAN berpikir mengenai rumitnya tugas tersebut dan membayangkan kapan bisa diselesaikan. Sebaliknya, fokuslah pada pikiran positif dengan membagi tugas besar tersebut menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan menyelesaikannya satu demi satu. Katakan setiap kali kita bekerja: “Saya mulai sekarang”. Cara pandang ini akan menghindarkan diri dari perasaan terbebani, stress, dan kesulitan. 

2.Ganti “Saya Harus” dengan “Saya Ingin”
Berpikir bahwa kita harus mengerjakan sesuatu secara otomatis akan mengundang perasaan terbebani dan kita menjadi malas mengerjakannya. Kita akan mencari seribu alasan untuk menghindari tugas tersebut. Satu tip yang bisa kita gunakan adalah mengganti “saya harus mengerjakannya” dengan “saya ingin mengerjakannya”.


Cara pikir seperti ini akan menghilangkan mental blok dengan menerima bahwa kita tidak harus melakukan pekerjaan yang kita tidak mau. Kita mau mengerjakan tugas karena memang kita ingin mengerjakannya, bukan karena paksaan pihak lain. Kita selalu punya pilihan dalam kehidupan ini. Tentunya pilihan sebaiknya dibuat dengan sadar dan tidak merugikan orang lain. Intinya adalah tidak ada seorang pun di dunia ini yang memaksa kita untuk melakukan sesuatu, melainkan karena kita menginginkannya. 

3. Kita Bukan Manusia Sempurna
Berpikir bahwa kita harus menyelesaikan pekerjaan sesempurna mungkin akan membawa kita dalam kondisi mental tertekan. Akibatnya kita mungkin akan malas memulainya.kitaharus bisa menerima bahwa kita pun bisa berbuat salah dan tidak semua harus sempurna.


Berpikir bahwa pekerjaan harus diselesaikan secara sempurna akan membuat kita memandang pekerjaan tersebut dari hal yang besar dan rumit. 

4. Mulailah Membuat Tujuan Tertulis
Orang yang malas biasanya tidak memiliki motivasi untuk berkembang ke arah kehidupan yang lebih baik. Sementara orang yang tidak memiliki motivasi biasanya tidak memiliki tujuan-tujuan hidup yang pantas dan layak untuk diraih. Dan orang yang tidak memiliki tujuan-tujuan hidup, biasanya sangat jarang bahkan mungkin tidak pernah menuliskan resolusi atau komitmen-komitmen pencapaian hidup. Di sinilah pangkal persoalannya.


Tanpa tujuan, resolusi, atau komitmen-komitmen pencapaian hidup, maka seseorang hanya bergerak secara naluriah dan sangat rentan diombang-ambingkan situasi di sekelilingnya. Posisi seperti ini membuatnya menjadi pasif, menunggu, tergantung pada situasi, dan cenderung menyerah pada nasib. Dalam keadaan seperti ini, tidak akan ada motivasi untuk meraih atau mencapai sesuatu. Tidak adanya sumber-sumber motivasi hidup menyebabkan kemalasan.


Supaya motivasi muncul, seseorang harus berani memutuskan tujuan- tujuan hidupnya. Menurut Andrias Harefa dalam bukunya Agenda Refleksi dan Tindakan Untuk Hidup Yang Lebih Baik (GPU, 2004), dia harus membuat komitmen atas apa saja yang ingin diselesaikan, dicapai, dimiliki, dilakukan, dan dinikmati (disingkat secamilanik).


Contoh komitmen; “Pada ulang tahun yang ke …. saya sudah harus menyelesaikan buku yang saya tulis, meraih promosi pekerjaan, mencapai gelar S-3, memiliki rumah dan mobil, melakukan sejumlah kunjungan ke mancanegara, dan menikmati kebahagiaan bersama keluarga.” 

5. Mengasah Kemampuan dengan Pembelajaran Orang yang memiliki tujuan-tujuan hidup yang pasti, membuat resolusi dan komitmen-komitmen pencapaian biasanya memiliki motivasi tinggi 
 Tetapi tujuan yang samar-samar jelas tidak memberikan dampak motivasional yang signifikan. Nah, akan lebih baik lagi jika tujuan- tujuan dilengkapi dengan aktivitas-aktivitas pembelajaran, seperti mencari cara-cara yang efisien dan efektif untuk mencapai tujuan- tujuan tersebut.


Kita juga perlu sekali mengasah kemampuan atau ketrampilan-ketrampilan supaya langkah-langkah yang diambil itu akan membawa kita pada pencapaian tujuan secara efektif dan efisien. Contoh: jika pada tahun yang sudah ditargetkan kita ingin menjadi konsultan, maka sejak sekarang aktivitas-aktivitas kita sudah harus difokuskan ke arah tujuan tersebut.


Kita harus terus mengasah kemampuan mendiagnosa masalah, menemukan penyebab, menganalisis, mengkomunikasikan gagasan, menawarkan solusi, dan memperbaiki kemampuan presentasi. Jika aktivitas-aktivitas pembelajaran itu dilakukan secara konsisten dan dengan komitmen sepenuhnya, maka kita telah berada di jalur yang benar. Aktivitas-aktivitas pembelajaran akan menempatkan kita pada posisi dan lingkungan yang dinamis. Kemampuan kita dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah juga akan meningkat.


Dengan sendirinya ini akan semakin memperkuat rasa percaya diri kita, menebalkan komitmen pencapaian tujuan, dan tentu saja menumbuhkan semangat. Sebaliknya, jika kita sama sekali menolak aktivitas-aktivitas pembelajaran, komitmen akan semakin melemah, semangat turun, dan kemalasan akan datang dengan cepat. Pada titik ini, tujuan-tujuan, resolusi atau komitmen yang sudah kita buat sudah tidak memiliki arti lagi. Sayang sekali.

6. Gabung dengan Pergaulan Dinamis
Para pemenang berkumpul dengan sesama pemenang, sementara para pecundang cenderung berkumpul dengan sesama pecundang. Ungkapan tersebut mengandung kebenaran. Sulit sekali bagi seorang pemalas untuk hidup di lingkungan para pemenang. Sulit bagi orang malas untuk berada secara nyaman di tengah-tengah orang yang sangat optimis, sibuk, giat bekerja, dan bersemangat mengejar prestasi. Demikian sebaliknya.


Sulit sekali bagi para high achiever untuk betah berlama- lama dengan para orang malas dan pesimistik. Situasi atau lingkungan di mana kita berada sungguh ada pengaruhnya. Orang yang mulai dihinggapi rasa malas sangat dianjurkan agar menjauhi mereka yang juga mulai diserang kebosanan, putus asa, rasa enggan, apalagi negative thinking. Sepintas, berkeluh kesah dengan mereka dengan orang-orang seperti itu dapat melegakan hati.


Ada semacam rasa pelepasan dari belenggu psikologis. Walau demikian, dalam situasimalas sedang menyerang, mendekati orang-orang yang sedang down sama sekali tidak menolong satu sama lain. Rasa malas dan kebuntuan justru bisa tambah menjadi-jadi. Ini bisa menjerumuskan masing-masing pihak pada pesimisme, keputusasaan, dan kemalasan total.


Jika rasa malas mulai menyerbu kita, jangan berlama-lama duduk berdiam diri. Cara paling ampuh menghilangkan kemalasan adalah bangkit berdiri dan menghampiri orang-orang yang sedang tekun dan bersemangat melakukan sesuatu. Dekati mereka yang sedang bekerja keras untuk meraih impian-impiannya.
Manusia-manusia optimis, self- motivated, punya ambisi, positive thinking, dan memiliki tujuan hidup pasti, umumnya memancarkan aura positif kepada apa pun dan siapa pun di sekelilingnya. Pancaran optimisme dan semangat itulah yang bisa menginspirasi orang lain, bahkan menularkan semangat yang sama sehingga orang lain jadi ikut tergerak. 

7. Disiplin Diri
Ada sebuah ungkapan yang sangat dalam maknanya dari Andrie Wongso, Motivator No.1 Indonesia, yang bunyinya; “Jika kita lunak di dalam, maka dunia luar akan keras kepada kita. Tapi jika kita keras di dalam, maka dunia luar akan lunak kepada kita”.


Kata-kata mutiara yang luar biasa ini menegaskan, bahwa jika kita mau bersikap keras pada diri sendiri, dalam arti menempa rasa disiplin dalam berbagai hal, maka banyak hal akan bisa kita kerjakan dengan baik. Sikap keras pada diri sendiri atau disiplin itulah yang umumnya membawa kesuksesan bagi karir para olahragawan dan pekerja profesional yang memang menuntut sikap disiplin dalam banyak hal.


Bayangkan, bagaimana seorang atlet bisa menjadi juara jika dia tidak disiplin berlatih? Bagaimana mungkin ada pekerja profesional yang bagus karirnya jika dia sering mangkir atau bolos kerja? Sebaliknya, jika kita terlalu lunak atau memanjakan diri sendiri, memelihara kemalasan, mentolerir kinerja buruk, tidak merasa bersalah jika lalai atau gagal dalam tugas, maka dunia luar akan sangat tidak bersahabat.


Olahragawan yang manja pasti tidak akan pernah jadi juara. Seorang sales yang malas tidak akan pernah besar penjualannya. Seorang konsultan yang menolerir kinerja buruk pasti ditinggalkan kliennya. Dan pekerja yang tidak disiplin pasti mudah jadi sasaran PHK. Jika kita lunak pada diri sendiri, maka dunia akan keras pada kita.


Sobatttttt, yuuk berantas rasa malas yang pasti sering menyergap diri kita! Semoga tips di atas dapat membantu… *aku juga kalian... insyaALLAH.. aaamiiiiiiiiiiin

Sumber: www.pengembangandiri.com, kumpulan-artikel-menarik.blogspot.com
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

TIPS BANGKIT DARI KEGAGALAN ^_*

Hmmm...
Udah lama nih ndak nulis di blog...
Sepi deh...
Kali ini sedikit pengen berbagi ..

Sobat pasti pernah merasakan kegagalan, kemunduran, kefuturan dan sebagainya,...
Nah, sesungguhnya salah satu perbedaan antara pemenang dan pecundang ada pada sikap dalam merespon kegagalan. Seorang pemenang bukanlah orang yang tidak pernah merasakan kegagalan, namun mereka mampu bangkit dari kegagalan yang dialaminya sekaligus menjadikan peristiwa kegagalan itu sebagai sebuah pelajaran yang berharga. Mereka mampu mengatasi tekanan berat dari peristiwa kegagalannya tersebut.

Sedangkan pecundang melakukan hal sebaliknya, mereka menjadikan kegagalan sebagai kambing hitam alias alasan untuk tidak meneruskan perjuangannya. Aha! Beda sikap banget kan Sob?

Hampir semua orang sukses pernah mengalami kegagalan. Memang sih... mengalami kegagalan itu sangat tidak menyenangkan. Namun di balik kegagalan tersimpan pelajaran yang sangat berharga. Jika seorang mampu mengatasi kegagalan dan bangkit dari kegagalan tersebut, pintu kesuksesan akan semakin terbuka lebar, pola pikir kita pun akan semakin maju dan dewasa dalam menghadapi setiap persoalan.

Makanya, berikut beberapa tips untuk bangkit dari kegagalan, moga bermanfaat:

1. Terima Kenyataan
Tidak banyak orang yang mau mengakui dirinya gagal , makanya banyak yang tidak bisa bangkit dan terus membohongi diriya sendiri. Tidak perlu mencari kambing hitam untuk disalahkan sebagai penyebab kegagalan. Kita sendirilah yang bertanggungjawab atas setiap kegagalan yang terjadi. Menyalahkan situasi atau orang lain hanyalah usaha untuk melarikan diri dari kenyataan. Dengan menerima kenyataan, kita dapat menyusun ulang rencana-rencana baru. Kita harus menyadari bahwa kegagalan adalah bagian dari proses. Dengan menerima kenyataan, masukkan dan saran dari luar dapat kita terima dengan pikiran yang lebih terbuka

2. Kembali ke titik nol
Titik nol adalah saat di mana semangat kita sedang besar-besarnya. Saat itu, begitu banyak ide di kepala kita. Daripada hanya diam meratapi kerugian yang kita derita, lebih baik bawa pikiran dan semangat kita seperti awal mula kita hendak melangkah. Pikirkan kembali hari-hari yang membuat kita bersemangat dan tidak sekedar menunggu untuk segera memulai. Hal ini akan merangsang kita untuk bergerak kembali!

3. Mengintip keberhasilan
Bayangkan hasil akhir jika rencana kita benar-benar dijalankan, dan kita telah meraih kesuksesan. Bayangkan pula berapa banyak orang yang ikut tertolong dengan kesuksesan yang kita capai. Simpan hal tersebut di dalam pikiran kita. Visualisasi seperti ini baik untuk mensugesti diri kita agar tidak putus untuk berusaha, tidak mudah menyerah karena keberhasilan yang akan kita raih bukan untuk diri kita sendiri, lebih luas lagi ada orang-orang yang ikut menikmatinya.

4. Selalu merasa beruntung
Terkadang kita merasa menjadi orang yang paling terpuruk karena gagal melakukan sesuatu. Apalagi kita merasa sudah melakukannya dengan segenap kemampuan dan materi yang kita miliki. Buang jauh-jauh perasaan seperti itu! Lalu tengoklah di sekitar kita, orang-orang yang hidupnya tidak seberuntung kita. Mereka terpuruk dan tidak punya kemampuan apa-apa. Kita memang belum mencapai kesuksesan, tapi kita punya modal untuk sukses, yaitu pengalaman, kemampuan, dan kemauan untuk kembali bangkit.

5. Buat daftar kesuksesan
Buat daftar kesuksesan kita sendiri, tidak peduli kesuksesan besar atau kecil. Jangan sekadar mendata kesuksesan besar dalam hidup. Kesuksesan kecil pun dapat membawa pengaruh yang signifikan. Kegagalan adalah bagian dari pencapaian kemajuan atau pertumbuhan. Dari daftar tersebut kita akan mengetahui bahwa kita pun pernah melakukan keberhasilan meskipun kecil, dan di hari esok kita akan buat keberhasilan yang lebih besar lagi.

6. Terima masukan dari orang lain
Diskusikan apa yang membuat kita gagal dan dengarkan pendapat mereka mengenai hal tersebut! Kita tidak pernah tahu dukungan seperti apa yang kita dapatkan: Mulai dari meredakan rasa putus asa, membangkitkan semangat hingga informasi yang bisa didapat.

7. Menulis jurnal
Jarnie Pennebaker, psikolog dari University of Texas menjelaskan bahwa mencatat kegiatan bisa menunjukkan letak kegagalan kita. Bisa juga membantu menghilangkan rasa kecewa dan stress yang berlangsung. Dengan menuliskan jurnal pribadi, kita juga bisa diingatkan kembali atas kesalahan apa saja yang telah dilakukan di masa lalu dan belajar untuk tidak mengulanginya.

8. Mencari hal baru
Jika kita tidak lagi bersemangat melakukan sesuatu, berhentilah! Lisa Manterfield mengungkapkan bahwa manusia berubah-ubah. Hasrat terhadap pekerjaan seringkali berubah. Luangkan waktu untuk memikirkan langkah dan pastikan kita menyukai apa yang sedang dikerjakan meskipun penghasilannya tidak seberapa. Terkadang kebahagiaan dan rasa nyaman membuahkan hasil kerja yang lebih maksimal.

9. Alihkan kesedihan dengan melakukan hal yang positif
Cobalah alihkan kesedihan, kekecewaan, dan rasa sakit hati dengan menyibukkan diri melakukan hal-hal yang positif meskipun sederhana. Misalnya menyapu halaman rumah, menyiram tanaman di kebun, membaca buku-buku yang menarik, dan lain sebagainya.
Lakukan juga sesuatu yang berharga untuk orang lain. Bantulah orang lain. Layanilah orang lain. Kemudian lihatlah bagaimana kita bisa bermanfaat dan dapat menolong orang lain. Setelah itu berpikir dan merenunglah sejenak betapa kita mampu memberikan banyak manfaat dan dapat menolong banyak orang, sekarang waktunya kita menolong DIRI SENDIRI dari keterpurukan!

10. Yakinkan diri bahwa Kegagalan bukanlah alasan untuk berhenti
Adakah bayi yang langsung bisa berjalan dengan normal? Setiap bayi pernah merasakan jatuh ketika belajar berjalan. Yang membuat bayi pada akhirnya bisa berjalan normal adalah kegigihannya untuk tidak pernah berhenti mencoba berjalan kendati pun seringkali tersungkur. Jadikanlah diri kita layaknya seorang bayi yang baru belajar berjalan, jatuh/ gagal adalah proses pembelajaran sampai kita benar-benar berhasil. Yang terpenting bukan berapa kali kita jatuh melainkan seberapa kuat mental kita untuk kemudian bangkit kembali setelah kejatuhan tersebut.

Sobat tersayang, optimis dan bersemangatlah dalam menyambut tiap hari yang datang. Kegagalan dan keterpurukan hanyalah masa lalu jika kita tidak melulu mempermasalahkannya! Ada hari cerah yang menanti kita, namun sayangnya hari cerah itu tidak mungkin kita temui jika kita memutuskan untuk berhenti berjalan, berhenti berusaha, berhenti tersenyum, dan berhenti berharap. 

Tips ini di-share dari http://annida-online.com/mobile/artikel-5152-10-tips-bangkit-dari-kegagalan.html
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...