SALAM MESSAGE .n_n.

Jumat, 04 Januari 2013

40 KEISTIMEWAAN WANITA DALAM ISLAM

Original Kawanimut



Segala puji bagi Allah yang telah memberi kita nikmat Iman dan Islam, Serta nikmat sehat. Sholawat dan Salam kita sampaikan kepada junjungan kita Nabi Muhammad Saw, kepada Keluarganya serta para Sahabat nya.

ISTIMEWANYA Wanita : Menurut Islam, do'a Wanita lebih makbul daripada do'a pria kerana sifat penyayang seorang Wanita yang lebih kuat daripada pria. Ketika ditanya kepada Rasulullah S.A.W. akan hal tersebut, jawab baginda: "Ibu (wanita) lebih penyayang daripada bapak (pria) dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia."

Berikut adalah 40 (empatpuluh) keistimewaan Wanita menurut Islam.

1. Wanita yang solehah (baik) itu lebih baik daripada 70 orang pria yang soleh.

2. Barang siapa yang menggembirakan anak perempuannya, derajatnya seumpama orang yang sentiasa menangis kerana takutkan Allah S.W.T. dan orang yang takutkan Allah S.W.T. akan diharamkan api neraka ke atas tubuhnya.

3. Barang siapa yang membawa hadiah (barang makanan dari pasar ke rumah) lalu diberikan kepada keluarganya, maka pahalanya seperti bersedekah. Hendaklah mendahulukan anak perempuan daripada anak pria. Maka barang siapa yang menyukakan anak perempuan seolah- olah dia memerdekakan anak Nabi Ismail A.S.

4. Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya akan tinggal bersama aku (Rasulullah S.A.W.) di dalam syurga.

5. Barang siapa mempunyai tiga anak perempuan atau tiga saudara perempuan atau dua anak perempuan atau dua saudara perempuan, lalu dia bersikap ihsan dalam pergaulan dengan mereka dan mendidik mereka dengan penuh rasa takwa serta bertanggungjawab, maka baginya adalah syurga.

6. Daripada Aisyah r.a. "Barang siapa yang diuji dengan se Suatu daripada anak-anak perempuannya, lalu dia berbuat baik kepada mereka, maka mereka akan menjadi penghalang baginya daripada api neraka.

7. Syurga itu di bawah telapak kaki ibu.

8. Apabila memanggil akan engkau dua orang ibu bapamu, maka jawablah panggilan ibumu dahulu.

9. Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya akan tertutup pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu syurga. Masuklah dari mana- mana pintu yang dia kehendaki dengan tidak dihisab.

10. Wanita yang taat akan suaminya, semua ikan-ikan di laut, burung di udara, malaikat di langit, matahari dan bulan, semuanya beristighfar baginya selama mana dia taat kepada suaminya dan direkannya (serta menjaga sembahyang dan puasanya).

11. Aisyah r.a. berkata "Aku bertanya kepada Rasulullah S.A.W., siapakah yang lebih besar haknya terhadap wanita? Jawab baginda, "Suaminya." "Siapa pula berhak terhadap pria?" tanya Aisyah kembali, Jawab Rasulullah S.A.W. "Ibunya."

12. Perempuan apabila sembahyang lima waktu, puasa bulan Ramadan, memelihara kehormatannya serta taat akan suaminya, masuklah dia dari pintu syurga mana sahaja yang dia kehendaki.

13. Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama, maka Allah S.W.T. memasukkan dia ke dalam syurga lebih dahulu daripada suaminya (10,000 tahun).

14. Apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya. Allah S.W.T. mencatatkan baginya setiap hari dengan 1,000 kebaikan dan menghapuskan darinya 1,000 kejahatan.

15. Apabila seseorang perempuan mulai sakit hendak bersalin, maka Allah S.W.T. mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad pada jalan Allah S.W.T.

16. Apabila seseorang perempuan melahirkan anak, keluarlah dia daripada dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkannya.

17. Apabila telah lahir (anak) lalu disusui, maka bagi ibu itu setiap satu tegukan daripada susunya diberi satu kebajikan.

18. Apabila semalaman (ibu) tidak tidur dan memelihara anaknya yang sakit, maka Allah S.W.T. memberinya pahala seperti memerdekakan 70 orang hamba dengan ikhlas untuk membela agama Allah S.W.T.

19. Seorang Wanita solehah adalah lebih baik daripada 70 orang wali.

20. Seorang Wanita yang jahat adalah lebih buruk dari pada 1,000 pria yang jahat.

21. 2 rakaat solat dari Wanita yang hamil adalah lebih baik daripada 80 rakaat solat Wanita yang tidak hamil.

22. Wanita yang memberi minum air susu ibu (asi) kepada anaknya daripada badannya (susu badannya sendiri) akan dapat satu pahala dari pada tiap-tiap titik susu yang diberikannya.

23. Wanita yang melayani dengan baik suami yang pulang ke rumah di dalam keadaan letih akan mendapat pahala jihad.

24. Wanita yang melihat suaminya dengan kasih sayang dan suami yang melihat isterinya dengan kasih sayang akan dipandang Allah dengan penuh rahmat.

25. Wanita yang menyebabkan suaminya keluar dan berjuang ke jalan Allah dan kemudian menjaga adab rumah tangganya akan masuk syurga 500 tahun lebih awal daripada suaminya, akan menjadi ketua 70,000 malaikat dan bidadari dan Wanita itu akan dimandikan di dalam syurga, dan menunggu suaminya dengan menunggang kuda yang dibuat daripada yakut.

26. Wanita yang tidak cukup tidur pada malam hari kerana menjaga anak yang sakit akan diampunkan oleh Allah akan seluruh dosanya dan bila dia hiburkan hati anaknya Allah memberi 12 tahun pahala ibadat.

27. Wanita yang memerah susu binatang dengan "bismillah" akan didoakan oleh binatang itu dengan doa keberkatan.

28. Wanita yang menguli tepung gandum dengan "bismillah", Allah akan berkatkan rezekinya.

29. Wanita yang menyapu lantai dengan berzikir akan mendapat pahala seperti meyapu lantai di baitullah.

30. Wanita yang hamil akan dapat pahala berpuasa pada siang hari.

31. Wanita yang hamil akan dapat pahala beribadat pada malam hari.

32. Wanita yang bersalin akan mendapat pahala 70 tahun solat dan puasa dan setiap kesakitan pada satu uratnya Allah mengurniakan satu pahala haji.

33. Sekiranya Wanita mati dalam masa 40 hari selepas bersalin, dia akan dikira sebagai mati syahid.

34. Jika Wanita melayani suami tanpa khianat akan mendapat pahala 12 tahun solat.

35. Jika Wanita menyusui anaknya sampai cukup tempo(2½ thn),maka malaikat-malaikat dilangit akan khabarkan berita bahwa syurga wajib baginya.

36. Jika Wanita memberi susu badannya kepada anaknya yang menangis, Allah akan memberi pahala satu tahun solat dan puasa.

37. Jika Wanita memicit/mijat suami tanpa disuruh akan mendapat pahala 7 tola emas dan jika Wanita memicit suami bila disuruh akan mendapat pahala 7 tola perak.

38. Wanita yang meninggal dunia dengan keredhaan suaminya akan memasuki syurga.

39. Jika suami mengajarkan isterinya satu masalah akan mendapat pahala 80 tahun ibadat.

40. Semua orang akan dipanggil untuk melihat wajah Allah di akhirat, tetapi Allah akan datang sendiri kepada Wanita yang memberati auratnya yaitu memakai purdah di dunia ini dengan istiqamah.


Soo,,.. say: I'am proud be a muslimah!!
bangga dunk jadi wanita muslimah(yg sholehah)

"

oh iya ,,.bagi para lelaki dengar baik2 sabda Rasulullah berikut:

**Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari Akhir, janganlah dia mengganggu tetangganya, dan perlakukanlah wanita dengan baik. Sebab, mereka diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok, dan sesungguhnya bagian tulang rusuk yang paling bengkok adalah bagian atasnya. Jika engkau bermaksud meluruskannya, maka engkau akan mematahkannya dan jika engkau membiarkannya, maka ia akan tetap bengkok. Oleh karena itu, perlakukanlah wanita dengan baik”. (HR. Al-Bukhari Muslim)

***
Bertakwalah kepada Allah dalam perihal wanita. Karena sesungguhnya kalian mengambil mereka dengan amanat Allah dan dihalalkan atas kalian kemaluan mereka dengan kalimat Alah. Maka hak mereka atas kalian adalah memberi nafkah dan pakaian kepada mereka dengan cara yang ma’ruf”. (HR. Muslim)

“Engkau beri makan istrimu apabila engkau makan, dan engkau beri pakaian bila engkau berpakaian. Janganlah engkau memukul wajahnya, jangan menjelekkannya, dan jangan memboikotnya (mendiamkannya) kecuali di dalam rumah”. (HR. Abu Dawud)

“Ketahuilah, kalian memiliki hak terhadap istri-istri kalian dan mereka pun memiliki hak terhadap kalian. Hak kalian terhadap mereka adalah mereka tidak boleh membiarkan seseorang yang tidak kalian sukai untuk menginjak permadani kalian dan mereka tidak boleh mengizinkan orang yang kalian benci untuk memasuki rumah kalian. Sedangkan hak mereka terhadap kalian adalah kalian berbuat baik terhadap mereka dalam hal pakaian dan makanan mereka”. (HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Majah

**
Dalam kesempatan lain Rasulullah saw bersabda, “Ingatlah, orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah orang yang paling baik budi pekertinya. Orang yang paling baik budi pekertinya adalah yang paling baik perlakuannya terhadap istrinya” (HR At Tirmidzi)

“Janganlah seorang mukmin memarahi istrinya ataupun seorang wanita beriman. Jika tidak suka terhadap salah satu sifatnya, maka pasti ada sifat lainnya yang menyenangkan. Dunia ini adalah suatu kesenangan yang sementara, dan sebaik-baik kesenangan di dunia adalah wanita yang shalehah” (HR Muslim)***

**
Kisah Inspiratif,,.
Khalifah Umar Bin khatab ra,,.yg konon setan aja takut kepadanya tetapi diam saja ketika diomelin istrinya,,

Seorang muslim yang mengaku beriman kepada Allah SWT sudah sewajarnya mengikuti perintah Islam untuk berlaku baik, bersabar dan memuliakan istrinya seperti yang di contohkan oleh Khalifah Umar Bin Khattab RA saat ia ditanya kenapa ia diam saja saat di marahi istrinya:

"Tahukah kamu seberapa berat beban yang harus dia tanggung, setelah dia membersihkan seisi rumah sendiri, memasak untuk diriku, merawat dan mendidik anak-anakku. Semua dia lakukan sendiri karena saya tidak bisa membayar pembantu untuk meringankan bebannya, padahal semua itu adalah tugas saya. Memuliakan seorang istri di dalam rumahnya adalah tugas suami. Tapi saya terlalu miskin menggaji pembantu sehingga dia harus mengerjakan semua sendiri. Untuk itu hanya sekedar di omeli saja kenapa saya harus marah, demi melihat pengorbanannya kepada keluarga." (Umar Ibn Khattab RA)

****semoga bermanfa'at, mulai sekarang jangan pernah lagi menyakiti wanita.. " Yaa..^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

ANTOLOGI KE-22 : SAHABAT MAYA INSPIRASIKU

ALHAMDULILLAH... ANTOLOGI KE-22 ^_^


ALHAMDULILLAH TELAH TERBIT ANTOLOGI KE-22 AYA ^_^


Judul : SAHABAT MAYA INSPIRASIKU series #2 (Kumpulan Kisan Inspiratif)



Copyright © 2012 by Keluarga GP



Uniknya hidup adalah saat kita memiliki sahabat namun kita tidak tahu keberadaan sahabat kita. Istimewanya cerita adalah ketika kita memiliki orang tercinta namun tidak tahu keberadaannya. Inilah Dunia Baru, DUNIA MAYA. (Dirut GP)

Penulis : Ria Hidayah, dkk (Keluarga GP)
Editor :
Setting dan Layout :
Desain Sampul :
ISBN : 978-927-6581-02-4
Harga : Rp 30.000,- (Kontributor Rp 27.000,-)

Kontributor SMI part 2:
Ria Hidayah | Zahara Putri | Iwan Wungkul | Bonita Ryu | Erlina Siska | Khofifa Kaisara Khairunnisa | Rahmi Diachtoby | Julia Meta Sari | Milevia | Gilang Ramdani | Anindia Sabdaningsih | Sofiyah Fu’adah | Endang SSN | Melly Waty | Hafah Binkaa

***

Keberadaannya antara nyata dan tidak nyata. Tidak nyata terkadang karena kita belum pernah bertatap muka dan bertatap langsung. Nyata karena dukungan, ide gilanya yang bisa membuat kita menjadi berubah luar biasa.

Sahabat, berkawan dengan orang tanpa berbatas ruang dan waktu pasti sangat menyenangkan. Kita bisa ambil sisi positif dari sebuah cerita from zero to hero maupun dari sepenggal cerita yang ada. Atau jadi semangat menulis, semangat berjualan online, bahkan punya mimpi sampai langit ke tujuh. Kenapa tidak? Semua berawal dari mimpi.

Semoga buku Sahabat Maya Inspirasiku ini bisa menjadi secuil riak tak bermakna menjadi inspirasi luar biasa yang mampu mengubah dunia menjadi lebih baik lagi.

Salam karya, Wahyu Widyaningrum.

***

Untuk Pemesanan : Ketik SMI_NAMA_ALAMAT_JUMLAH kirim ke 085 221 422 416 ATAU bisa juga inbox fb Aya.. ^_^
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Kamis, 03 Januari 2013

PETOLONGAN ALLAH SANGAT DEKAT

Spirit And Motivation Originally Created by Aya, Based On Al Quran.


Artinya : 
Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan serta diguncangkan (dengan macam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya, "Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.  (Q.S. Al Baqarah [2]: 214 )

Aya,, Yang KUAT.. Yang TANGGUH. Yang YAKIN. Percayalah bahwa PERTOLONGAN ALLAH ITU DEKAT... PERCAYALAH... Jangan tanya kapan pertolongan-Nya akan datang, tapi INGATLAH SELALU bahwa pertolongan Allah bisa datang kapan saja dan sesungguhnya IA sangat dekat.

Dan jangan lupa, meminta pertolongan Allah dengan SABAR dan SHOLAT..



Percaya saja, kalau Allah tidak akan membebani seseorang di luar kesanggupannya, seperti firman Allah dalam surat Al Baqarah ayat terakhir (286).




Artinya :
Allah tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa) "Ya Tuhan kami, janganlah engkau hukum kami jika kami lupa atau kami salah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir" (Al Baqarah [2] : 286)

Harus YAKIN, bahwa Allah ngga akan membebani Aya di luar kesanggupan Aya.. Harus yakin dan percaya bahwa Aya sanggup, bisa dan kuat menghadapi dan menjalani semuanya. Pasti bisa. BISA ^_^ Insyaallah. So, keep spirit ya... Keep Our Faith. 

Bismillaah.. SEMANGAT ^_^9


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

S.A.B.A.R AYA

Source : www.facebook.com

Originally Created by Aya


Bismillaahirrahmaanirrahiim...
Sesungguhnya hati ini sedang sesak.. *^_^ sabar-sabaaaarrrr... 

Kemaren telponan sama Bapak, Mamak dan Adek-adek... Ditanya kabar skripsi.. Hmm, untunglah Allah memberikan orangtua yang sabar dan pengertian.. Pengertian dan kesabaran atas perjuangan anaknya di bangku perkuliahan tingkat akhir yang belum menunjukkan hasil yang membanggakan.. Ya.. Saat ini orang-orang sudah bersibuk-sibuk mengurus ingin sidang awal bulan dan mengejar wisuda bulan Februari ini.. Semua rasa campur aduk.. Aku kapan? Panjang sekali perjalanan skripsiku? Sejak proposal yang ditolak-diajukan-ditolak-ajukan lagi-tolak lagi sejak bulan November 2011 lalu... Lalu dilempar sana-sini ganti pembimbing skripsi.. Hingga baru diacc awal Mei (dimana Aya mengulang semuanya dari NOL).. Kemudian Allah ijinkan untuk seminar proposal di bulan Oktober.. Penelitian di akhir Oktober sampai Pertengahan mendekati ujung November.. Lalu saat ini Aya masih menunggu waktu untuk bimbingan skripsi bab I-V. Rasanya, Ya Allah, kapan waktu yang tepat dan terbaik itu... Jalan ini masih panjang...

Tak jarang Aya berpikir keras, kepengen seperti yang lain, prodi lain, fakultas lain, universitas lain, yang cepat urusannya.. Yang baru saja seminar proposal tahu-tahu sudah sidang.. Yang lancar-luncur sejak awal pengajuan judul dengan tiga proposal asal-asalan.. "Ya, semua sudah ada Yang Mengatur. Dan rejeki masing-masing tidaklah sama", begitu kata Bapak.. Rasanya sediiih dan sesak.. Mata aya mengabur, tertutupi air yang hendak tumpah, tak terbendung lagi.. Sedih. Sangat sedih...

Aya masih sangat bersyukur, Allah memberikan sosok orangtua yang pengertian dan selalu mensupport anaknya, juga adik-adik yang terus mendukung Aya.. Dekkki, Dek Dhoni, juga Dek Yusril walaupun dia masih kecil dan belumlah terlalu mengerti.. Aya masih terlihat bahagia, tersenyum, bersuka cita, menunjukkan bahwa Aya memang sedang bahagia dan tanpa beban.. Tapi di balik itu semua, sesungguhnya Aya rapuh.. Sangat rapuh.. Aya sebenarnya lemah menghadapi semuanya, tapi saat Aya kembali menggenggeam harapan-harapan Aya dan Bapak Mamak, cita-cita Aya dan Bapak Mamak, Aya berdoa dengan penuh khusyuk dan harap, Aya kembali kuat. Aya tahu Allah akan memberikan semuanya pada waktu yang TEPAT dan TERBAIK... Aya tahu Allah menundanya demi berikan yang TERBAIK untuk Aya... Aya masih berusaha menggenggam setiap inchi harapan yang Aya punya.. Aya masih berpegang teguh pada doa-doa Aya.. Hajat-hajat Aya..

Aya masih berusaha mencari "nyawa" Aya dalam hal lain. Agar Aya tetap "hidup" penuh semangat dan ...

Terhenti, ada Pak Pos datang.. Sudah kesenengan, kirain paket Antologi ke-14 Aya... Ternyata surat untuk Dik Tri... :D Sudah kesenengan lari-lari.. Hikssss... 

Tetap berjuang menggapai mimpi-mimpi yang telah Aya ukir.. Aya masih semangat, ^_^ Aya tak kan menyerah.. Aya masih bertahan.. Aya masih tetap melangkah (tidak berhenti).. Aya masih tetap menapak maju dalam medan perjuangan ini... Masih menggenggam mimpi, memeluknya, mendekapnya, rapat-rapat dalam hati, mencapainya dengan langkah-langkah ini,. Insyaallah tak lama lagi... Bismillah. ^_^9 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

MUHASABAH : JANGAN MENULIS DENGAN HATI

Aya mampir ke beberapa blog teman, ketemu banyak bacaan menarik, lalu kembali lagi ke blog Aya, mereview tulisan-tulisan Aya.. Apakah terkesan merendahkan diri, meninggikan diri, ketus, emosi, menyakiti dan sebagainya.. Andai ada nilai-nilai negatif dari tulisan Aya, ambillah dari sisi positifnya ya.. Aya berbagi kisah dengan maksud menjadikannya pelajaran agar tak terulang, LAGI dan LAGI.. Tak ada maksud membagi keluh kesah, tak ada maksud mengadu kesusahan, tak ada maksud meninggikan diri dan menganggap diri Aya lebih tinggi, lebih hebat dan sebagainya, jadikan ia semua pembelajaran ya... Semoga dapat manfaat dari isi blog Aya ini. Itu harapan terbesar Aya.. aamiin

Oh ya, karena kekhawatiran Aya akan hal di atas, Aya mencoba searching  tulisan yang mengambil poin penting dari hal yang Aya khawatirkan.. Semoga bermanfaat..


Anda aliran pecinta hati? Aliran yang melakukan segalanya dengan hati: menulis dengan hati, bernyanyi dengan hati atau bekerja dengan hati. Berhati-hatilah karena tidak sepenuhnya kegiatan yang dilakukan dengan hati itu baik namun bisa menimbulkan bahaya baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

Hati menurut ilmu kedokteran hanyalah segumpal darah beku berwarna hitam yang berfungsi sebagai penetral darah. Sedangkan menurut pandangan seorang ahli Tasawuf (kebatinan), Imam Al Ghazali , hati adalah unsur halus yang bersifat ke-Tuhanan dan metafisik yang berada pada bentuk hati yang bersifat jasmani. Tidak lengkap rasanya jika tidak mengutip sabda Rasululullah SAW dalam hadis sahih yang diriwayatkan Bukhori Muslim : ” Sesungguhnya di dalam jasad manusia ada segumpal darah apabila segumpal darah itu baik maka baik pula sekalian anggota tubuh sebaliknya, apabila buruk maka buruk pula anggotanya, ketahuilah dialah hati.” Bisa kita cerna secara sederhana dari uraian tersebut, hati adalah segumpal darah yang apabila dia baik maka baiklah seluruh amal perbuatannya dan apabila jelek maka jeleklah seluruh perbuatannya.

Hati yang baik menimbulkan perbuatan yang membawa manfaat bagi sekitar, menimbulkan ketentraman dan rahmat bagi manusia di sekitarnya. Sedangkan hati yang jelek yaitu hati yang terjangkiti dan digerogoti oleh penyakit hati akan menimbulkan kemudlaratan dan keresahan.

Apakah anda sudah merasakan kalau hati anda adalah hati yang baik? Atau anda saat ini sedang terjangkiti penyakit hati? Artikel yang sederhana dan singkat ini hanya ingin mengingatkan dan menyegarkan anda tentang betapa nistanya berhati jelek dan nikmatnya berhati baik dalam konteks menulis.

Berikut ini adalah keadaan hati yang dijangkiti oleh penyakit dan sebaiknya anda menghindari menulis ketika penyakit-penyakit ini sedang berinkubasi di hati anda.

Hati yang sombong. Ketika ada gejala-gejala meremehkan , memandang rendah,  dan menganggap orang lain tidak ada apa-apanya maka penyakit itu telah masuk ke dalam hati. Penyakit itu kemudian terdeteksi sebagai sombong, angkuh dan takabur. Tulisan penuh kesombongan biasanya terlihat dari goresan-goresan yang dengan jelas menyiratkan memandang rendah, cenderung mencari-cari kesalahan bahkan sering menyakiti hati orang lain. Tidak ada yang salah dengan mengkritik kesalahan namun jika tidak disertai dengan solusi justru menimbulkan silang sengketa yang meresahkan.

Hati yang riya’. Hati riya’ terdeteksi dengan kumpulan komponen ingin dipuji, ingin populer, ingin disanjung dan jauh dari apa adanya. Menulis dengan keadaan hati yang riya’ membuat tulisan tidak bisa mengalir dengan lancar, karena takut tulisan tidak populer atau tidak tinggi nilainya. Akhirnya yang muncul kesan mengada-ada dan tidak alami.

Hati yang sempit. Tidak ada orang yang suka dengan tempat yang sempit karena membuat dada sesak dan susah bernafas. Tulisan yang keluar dari hati yang sempit akan terasa menyesakkan dada. Tulisan yang mengalir dari hati yang sempit cenderung tidak mau memandang masalah dari berbagai segi namun hanya melihat dari satu sisi. Kesan yang muncul adalah si penulis hanya menulis seenak perutnya saja.

Hati penuh amarah. Dari sekian penyakit di atas, mungkin inilah penyakit yang paling akut. Ketika hati panas terbakar emosi, amarah meledak-ledak entah karena kekecewaan yang mendalam atau menjadi korban yang teraniaya, maka kontrol emosi cenderung labil. Saat menuangkan ide dengan hati dibakar emosi akan terlihat tulisan yang pedas dan tidak enak dibaca bahkan membuat pihak-pihak tertentu menjadi tersinggung. Tulisan ini bisa jadi bumerang karena ini sebuah karya otentik dari amarah yang memancar. Seorang artis yang kelepasan menulis ketika emosi akhirnya menjadi buah bibir dan membuat jelek citranya. Seorang siswa yang menulis di akun pribadinya dengan kata-kata emosional akhirnya menjadi sasaran hujatan. Seorang pasien rumah sakit karena kekecewaan yang mendalam akhirnya harus bertarung dengan payung hukum karena tulisan emosionalnya. Bahkan seorang penulis muda harus diusir keluar dari suatu komunitas karena kepedasan kata-katanya yang kritis namun terlihat penuh emosi.

Manakala penyakit-penyakit hati tersebut muncul ada baiknya kita stop dulu menulis karena mudlaratnya jauh lebih besar daripada manfaatnya.

Supaya seimbang antara penyakit hati yang merusak tulisan, ada baiknya kita juga memandang tulisan-tulisan yang muncul dari hati yang bersih bersinar.

Hati yang sabar. Hati yang sabar akan membuat segalanya terasa nyaman. Menulis menjadi tidak terburu-buru, meneliti atau mengedit kata demi kata tanpa rasa lelah supaya enak dibaca dan tidak menyinggung atau membuat orang lain menjadi hilang kesabaran. Hati yang sabar membuat tulisan tidak seperti kapal pecah atau kamar berantakan seperti habis bangun tidur, namun terasa sedap dibaca karena titik koma yang jelas, karena diperiksa dengan sabar sebelum disajikan ke khalayak umum.

Hati yang ikhlas. Hati yang ikhlas lahir dari sikap tanpa pamrih yang berangkat dari kesadaran bahwa segala sesuatu itu datangnya dari Yang Maha Kuasa. Menulis dengan hati yang ikhlas akan menciptakan tulisan-tulisan yang menyenangkan. Tulisan yang lahir dari hati yang ikhlas bisa terlihat dari segi manfaat  tulisan tersebut bagi pembacanya, baik hanya untuk menghibur atau memberi masukan-masukan bahkan ilmu dan pengalaman baru

Hati yang lapang. Lapang hati bermakna keluasan hati dalam menerima sesuatu apa adanya. Hati yang luas manakala melihat ketidak jujuran, kemunafikan, ketidak adilan tidak serta merta menjadi emosi tak terkendali, namun menjadikannya suatu hikmah untuk mencari solusi positif bukan penghancuran atau melukai hati orang. Tulisan yang didasari dengan kelapangan hati biasanya lebih bersifat mencari kebenaran dengan tidak menyerang penganiaya namun terasa halus bahkan  mampu membuka hati orang yang dituju. Hati yang lapang juga menimbulkan sifat yang terbuka terhadap kritikan dan masukan, tidak bebal terhadap kebenaran.

Hati yang rendah. Kerendahan hati merupakan modal berharga tidak dirasuki penyakit hati sombong, takabur, tinggi hati dan meremehkan orang lain. Kerendahan hati dalam menulis terletak dari kata-kata yang terkesan jauh dari kesombongan dan menghormati orang lain. Tulisan dengan landasan kerendahan hati tertuang dengan menganggap orang lain adalah makhluk yang derajatnya sama, tidak nampak menggurui walau si penulis mempunyai titel berenteng.

Tak ada gading yang tak retak, namun bila retak kita pun masih bisa menempel hiasan supaya tak kelihatan jeleknya. Semoga bermanfaat.

Sumber : http://new-media.kompasiana.com/2010/04/08/jangan-menulis-dengan-hati-bahaya/ Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

STEP BY STEP

Originally Created by Aya

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Aya cukup pusing dengan banyaknya pekerjaan yang musti Aya selesaikan. Untungnya skripsi tinggal menunggu koreksi dari Ibu PS, jadi yang masih mengganggu pikiran Aya adalah hal lain yang sebenarnya tidak lebih penting dari skripsi, tapi (cukup) mendesak..

Oke, kita list satu per satu ya..

1. "ANAK-ANAK" Aya.. (BUKU)
Mereka masih dalam proses "dandan". Saat ini baru 1/3 dari total yang harus dijilid selotip.. Setelah dijilid selotip, step selanjutnya adalah memotong plastik untuk sampulnya. Setelah memotong plastik untuk semua sampulnya, Aya musti merapikan plastiknya satu per satu sekaligus langsung menyampul rapi mereka.. Naaah, ternyata, masih ada 35an buku yang belum diapa-apakan (di luar yang di atas), belum dikasih biodata (karena sengaja masih belum dibuka bungkus plastiknya -dikarenakan selotip yang tersedia kurang dari cukup, Aya masih butuh 3 lusin lagi selotip diameter 8 cm untuk menyelesaikan seeeeemuanya termasuk yang masih dibungkus plastik. Dan plastik meterannya, kira-kira kurang 10 meter. Yang tersedia baru 6 meter). Kalau belum dikasih biodata otomatis belum dijilid selotip apalagi disampul plastik ^_^ Masih buanyak kan yang musti Aya kerjakan. Sementara, mereka sudah bertumpuk rapi di atas karpet di kamar Aya.. Waaah, butuh perhatian lebih niiih... 

Apabila ada pertanyaan "mengapa ga disampul satu per satu aja, maksudnya kalau beli satu langsung sampul dsb", maka Aya akan menjawab, capek berbongkar dengan plastiknya.. Plastik yang sudah dibuka gulungannya, akan lecek dan hal-hal yang lecek bikin Aya tak tertarik lagi dengannya. Dan Aya juga kurang suka berulang-ulang kali capek, lebih baik sekali capek (untuk urusan ini). Biasanya Aya ngerjain ini 1 sampai 2 minggu untuk kurang lebih 100an buku. Dibilang capek, ya pasti. Tapi ya resiko kalau mau awet dan jaga barang yang kita sendiri yang inginkan... Betul? Aya juga kepengen ke Sumber Mas biar langsung beli banyak selotipnya (3 lusin) beserta plastik meteran yang jauh lebih murah dibanding di sini (di Indralaya semeter Rp 6.000,-, sedangkan di Palembang Rp 3.000,-. Lebih baik 30000nya buat Ongkos Aya pulang pergi Indralaya -saat memang buanyak keperluan yang beda jauh harganya jika ada di Palembang, kecuali kalau Aya sangat tidak sempat dan badan tidak memungkinkan untuk ke sana). 

Untuk masalah beli dimana antara Palembang dan Indralaya ini sebenarnya tergantung sikon ^_^ Pernah disindir Mas. Waktu itu lagi nanya "Mas dimana dan lagi apa?" Beliau jawab, "Mas lagi di kosan. Mau ke pasar". Aya tanya lagi "Mau beli apa?" "Beli shampo" Aya langsung ngomel-ngomel "Ya ampuuun, emangnya ga ada yang jualan shampo ya di sekitaran Madang?" "Haha. Ga. Kayak orang tuuuh, yang mau beli perlengkapan rumah tangga aja musti ke Jhon" :D Toeng. Jadi malu. Keikut-ikut Dekki sih Aya. Tapi ya karena harga yang bueeeddda jauhh dan barangnya lebih lengkap dibanding di sini. Ya, apa daya... Kepengen sih nitip, tapi apa orang MAU bawain barang kita berat-berat? Haha.. *Think. (btw, kok jadi ngga nyambung yaaaa.. hahaa. Sekali menyelam, minum air deh :p)

2. SAMPEL BISNIS ^_^
Begitu banyak ide berseliweran di kepala.. Begitu besar hasrat untuk bereskperimen dengan semua bahan yang sejak lama Aya stok (Kamar Aya kayak Toko, Komplit isinya Hahaha.. Mau apa? Toko pernak pernik, Toko Buku, Toko Boneka, Toko Baju, kamar Aya Aya desain sedemikian nyaman untuk Aya ngapain Aya biar Aya betah. Aya betah berhari-hari di kamar. Dan Aya ga suka diberantakin :D Aya langsung badmood kalau liat kamar berantakan, apalagi kalau pergi dalam keadaan kamar berantakan, pulang-pulang capek, maunya lihat yang bening-bening, maunya langsung tiduran di kasur, kenyataannya harus "capek" melihat kondisi yang kayak kapal pecah, hahahah. Biasanya kayak kapal pecah karena terburu-buru dikejar waktu mau apaa gitu -ada janji-) Tapi dikarenakan perlengkapannya masih belum memadai tempatnya (Aya butuh rak untuk menyusun mereka rapi biar ga susah ngambil dan nyusunnya), dan luasnya kamar yang biasanya terlihat kosong, enak buat guling-guling, sambil baca buku atau melakukan hal lainnya, sekarang ini penuh dengan buku-buku yang belum terselesaikan "dandan"nya ^_^ Jadi malu...

Aya sudah kebelet launching.. Kebelet pengen belajar menghasilkan uang selain dari jualan dan dapet royalti kecil-kecilan dari antologi (ini mah ga usah disebut, namanya juga masih indie TAPIIII, ini akan jadi langkah awal untuk menjadi langkah menuju PENCAPAIAN YANG LEBIH BESAR. Aaamiiin Insyaallah). Hmm. Aya mulai BERANI nih. Dulunya Aya MALU dengan hal-hal seperti ini. Malu dengan hal-hal yang berkaitan dengan jualan. Tapi, sejak dengan Mas, kok Aya jadi kepengen dan tertarik ya? Mas tu nggak GENGSIAN orangnya. Dia blak-blakan mengutarakn keinginannya yang dulunya Aya sempat malu (andai Aya begini, apakah orang malu berteman dengan Aya, itu yang Aya fikirkan). Tapi sejak dia blak-blakan pengen bisnis ini, coba ini coba itu, usaha ini itu, berani rugi (dengan perhitungan tentunya), Aya jadi salut dan malah tertantang. Aya kepengen bisa nyari uang lewat jalan ini. Mimpi Aya saat masih kecil yang sempat Aya pendam karena gengsi malah semakin mencuat ke permukaan. Aya seperti mendapat support yang LUAR BIASA BESAR... 

Aya sudah punya logonya (sudah paten yaaaa), sudah punya labelnya, sudah punya sticker alamatnya, sudah punya price tagnya, sudah punya notanya, namecard, de el el. Tinggal nyiapin sampelnya. Makanya, memanfaatkan waktu yang ada sebaik-baiknya.. Semoga berkah dan lancar. Tunggu aja launchingnya yaaa ^_^ Sabar... Sudah tertunda sejak bulan Oktober.. Insyaallah ada waktu yang tepat dan terbaik kata Allah. aamiin. ^_^9 semangatttt!

3. "MELALAP" BUKU BACAAN KOLEKSI AYA
Membaca buku adalah hobi Aya sejak kecil. Sejak TK tepatnya. Entah mengapa Aya jadi gila membaca. Padahal di rumah tak pernah ada bacaan seperti sekarang ini. Dulu kepengen baca majalan bobo saja susaaaah sekali untuk punya sendiri. Bapak selalu bilang, tak ada jatahnya Nak untuk membeli majalah anak-anak untuk kalian. Rajin-rajin saja berkunjung ke perpustakaan atau pinjam dengan teman yang rutin berlangganan Bobo. Jadinya Aya rajin ke perpus saat SD. Aya kenyang baca majalah Andaka dan Bobo yang tersedia di sana (walaupun bekas dan edisi yang sudah sangat lama, tak ada edisi baru). Kemudian Aya punya Tante (Aya panggil Bu Cak, ayuknya Mamak), yang mengajar di SD dan beliau juga sangat senang membaca. Cak sering membawakan kami majalah Andaka yang dipinjamnya di sekolah tempat beliau mengajar. Senangnya hati Aya kalau Cak sudah berkunjung ke rumah dan membawa setumpuk bacaan. Aya selalu tergila-gila dan "rakus" sama cerpen, dll yang ada di majalan anak-anak. Kemudian Aya juga punya sepupu yang bisa dibilang sangat "mampu" dan berada, orangtuanya selalu membelikannya majalah Bobo sejak dia belum sekolah. Keren ya. Jadi saat Aya kelas 2 SD, dia kelas 1 SD, Majalah Bobonya segunungggg, buanyak bangeeeet, sampai kenyang baca buanyak cerpen, iseng-iseng, tak disangka dan macam-macam rubrik lainnya.

Huahh... Alhamdulillah banyak teman yang dengan senang hati meminjamkan majalah kepunyaannya untuk Aya baca.. Aya ga bisa menahan untuk tidak membaca. Aya haus dan lapar bacaan. Saat kelas 5 SD, Aya mulai belajar membeli sendiri saat Aya kepengen majalah Bobo. Malu meminjam terus. Tak enak dengan teman-teman. Ya, apa daya. Uang jajan pas-pasan. Bahkan bisa dibilang tak ada. Seringkali sejak kelas 1 SD Aya merayu Bapak setiap ada abang-abang tukang jual koran yang lewat memamerkan majalah Bobo. Hiks. Kalau ingat rasanya ingin menangis sesak, karena tak ada uang untuk membelinya. Sedihnya... Hiks... Aya suka Bobo karena banyak bonusnya, banyak cerita-cerita keren, gambar-gambarnya menarik (dari sinilah Aya belajar menggambar), buanyaj banget ilmu dan buanyak informasi mengenai dunia luar. Jadi walaupun tidak tinggal di kota besar seperti Jakarta, Aya tahu apa saja yang terjadi si sana, karena diliput dalam majalah Bobo.

Mulai SMP, Aya sudah bisa membeli sendiri apa yang Aya mau (buku nomor satu). Aya diberikan Bapak ilmu tentang Al Quran, sehingga buanyak sekali ajang-ajang MTQ dan sejenisnya yang Aya ikuti dan meraih banyak juara. Kemudian Aya juga suka menyanyi, jadilah Aya diajak di Grup Sholawat dan Qasidah milik seorang Ustadz temen Bapak. Walau bayarannya tak seberapa, tapi Aya bersyukur karena Aya jadi bisa menabung, sekaligus melatih suara Aya, dateng ke walimahan tiap minggu, menyenangkan :D. Biasanya uang-uang itu Aya sisihkan, Aya simpan di dompet, Ay juga bisa membeli Bobo, tapi karena Aya sudah SMP, maka Aya berganti selera (ikut-ikutan teman, hahahaha, mulai remaja, jadi bacaannya mulai meremaja), Aya selalu menyisihkan untuk membeli majalah Aneka Yess, Annida dan Muslimah untuk yang islami, kemudian untuk Tabloid ada Gaul dan Keren Beken. Ini Aya ikut-ikutan teman sekelas. Mereka agak pelit dengan tabloid dan majalah koleksi mereka tapi ada 1 yang buaeeeek buangeeet, Dek Okta (Okta Lindari), dia selalu beli tiap edisi Aneka Yess dan Gaul, dan dia selalu dengan senang hati meminjamkan majalah dan tabloid koleksinya ke Aya.. Subhanallah deh. Aya betah... Kalau masih SD dulu Kak Put (Putri Mairindri), kolektor Bobo.

Kalau sekarang giliran Adek Cheil, apa aja Bapak belikan buatnya termasuk kami ayuk-ayuknya, buku apa aja kami belikan biar dia suka baca. Masalahnya  Bobo yang setiap minggu Bapak beli tak pernah disentuhnyaaa.. Duhh kesaal kalau liat Dd, habisnya dulu Aya setengah mati merayu kepengeeeen banget baca, tapi ga ada uangnya buat beli. Sekarang apa aja dibelikan untuknya, dia malah tak gubris sedikitpun. Dasar anak-anak. >.<

Sejak SMP Aya jadi beli buku-buku bacaan sendiri. Novel pertama yang Aya beli punya Adziemattinur Siregar (Zhizhii Siregar) anaknya Bunda Pipiet Senja, judulnya CoBoy Lemot (Cover Boy Lemot), ini Novel Komik, dan dari sinilah Aya cintaaaaaaaaaaaa sama buku (kan sebelumnya suka baca majalah). Saat itu mulai ngoleksi buku. Trus Nomik yang lain adalah Serial Olin. Aya sayaaang banget sama buku-buku Aya yang tak seberapa banyak (karena tak seberapa banyak itulah jadi sayang banget). tapi buku itu dibawa Dekki ke Pondok dan pulangnya sudah hancur berkeping-keping. Sungguh tak jaga perasaan orang. *Masih anak-anak. Apa aja dikasih sama temen-temennya, sampe ngga mikir itu punya Ayuknya dan Ayuknya sayang banget sama buku yang dibeli dari uang hasil Juara MTQ. Ckckck.. Sedih kalo inget. Sejak saat itu Dekki jadi sering beli buku saat ada bazar di Pondok Pesantrennya, dan selalu diberikannya untuk Aya.. ^_^ Awalnya Bapak dan Mamak protes karena uang Aya Aya belikan buku setiap Aya ikut kegiatan sekolah, MTQ dsb di luar kota (selalu ada tambahan koleksi buku) dan oleh-oleh lainnya.. Ckckc. Tapi apa daya kalau anaknya udah cinta sama buku, mau bilang apa.. Hihihi. gak bisa dihalang-halangi. Aya makin gila buku... Begitu pula saat SMA, sampai saat ini, sudah hampir lulus S1 dan jadi Sarjana Pendidikan...

Koleksi buku Aya terus bertambah.. Tapi ga sembarangan orang Aya kasih pinjem buku Aya. Aya kapok. Pernah Aya beri seorang teman kepercayaan. Buat minjem novel. Ga dikasih ntar dibilang pelit. Tapi Aya hanya ga mau hasil pengorbanan Aya dirusak dan ga dijaga sama yang minjem (biasanya orang ni kalau minjem, diliat teman yang lain mau minjem juga, tapi ga izin sama kita, jadi buku kita 1 yang minjem secara resmi, tapi yang megangnya bukan dia aja, tapi buanyak bergantian bergiliran tanpa sepengetahuan kita.. Huhu). Sedih banget. Buku yang Aya rawat, Aya sampul, Aya jilid rapi, dan raknya selalu Aya bersihkan secara berkala biar bukunya ga rusak, berdebu dan dimakan rayap, ketika sampai di tangan Aya setelah berbulan-bulan dipinjam, datang dengan kertas yang sudah keriting, luntur (basah ketumpahan air), kotor, dan jelek banget. Kalau itu catatan sekolah Aya, Aya udah ga mau pegang dan ga tertarik bacanya kalau saja ga inget di situ semua catatan buat Aya belajar. Y.Y Sedih deh. Trus pernah juga, minjamnya ke Dekki, ya siiih takut ga Aya kasih. Aya overprotective sama barang-barang Aya. Barang-barang Aya tu uang dikasih Bapak dan Mamak, dan Aya rela GA JAJAN, demi memiliki mereka. Biar Aya ga minjem-minjem punya orang (karena Aya juga akan merasa bersalah apabila Aya merusak barang yang Aya pinjam dari orang lain,SIAPAPUN).Pulang-pulang ke tangan Aya sudah lipat sana sini, covernya sudah terlipat, sepertinya dibaca sambil dibawa tidur, dan ketindih sana sini saat tidur. Sedddiiiiiih. Ga ikhlas lagi minjemin buku Aya ke orang-orang yang ga jaga kepercayaan apalagi yang dah merusak kepercayaan Aya.. Hiks.. Aya sangat teliti dan rapi kalau pinjam barang orang. Aya rawat seperti sayangnya Aya sama barang kepunyaan Aya sendiri. Aya rawat sebaik-baiknya, jangan sampai saat Aya kembalikan orang kecewa dan kapok meminjamkannya pada Aya. Tapi ternyata kebanyakan orang malah melupakan itu. Sedihnyaa.. 

Sebenarnya bukan hanya buku, hal lain pun sama. Dulu orang sesuka hati memakai digital camera Aya... Pinjam teruuus, sebulan full, bawa keluar kota, luar sumatera sampe ke Jawa, dsb, pulang-pulang adaaaaaaaaaaa aja ilangnya. Benciii. Aya kalau baru beli kan masih diplastik rapi. Bahkan saat Aya pinjamkan ke teman yang mau pinjam pun, plastiknya berlapis-lapis seperti saat Aya baru dapet dari tokonya. Saking sayangnya Aya sama kamera yang Aya beli pake uang MTQ Mahasiswa Nasional di Aceh juga celengan Aya dari Uang saku yang dikirim Bapak. Gimana rasanya?Pulang-pulang barang kita ga pake baju lagi. Kapok. Sangat kapok. Minjemnya pun bukan ke Aya, tapi ke Dekki. Dekki tu orangnya polos, ga bisa nolak, dia suka ga sadar kalo barang itu BUKAN MILIK DIA. Ckckckc. Dan orang-orang memanfaatkan ke-POLOS-an dia. Sejak saat itu, Aya jadi mikir-mikir mau meminjamkan hasil tabungan Aya itu sama orang. Orang-orang yang ga pandai megang amanah. Kapooook. Orang-orang yang hanya mau memanfaatkan orang lain. Kalau mau make terus kenapa tidak menyisihkan uang dan beli sendiri ya.. Ckckc. Padahal MAMPU. Kapok. Ga rapi sama sekali. Waaa, Aya jadi curhat (dan RADA KETUS, maaf yaa). Gapapa ya, Jadikan pembelajaran. ^_^ Sejak saat itu mereka SEGAN sama Aya. Syukurlah akhirnya mereka mengerti dan belajar menghargai.  Hati-hati aja sama barang yang bukan milik kita. Aya aja sama barang-barang Mas duuuh Aya hati-hati banget,, Mulai dari printer, scanner, digital camera, seeemuanya, bahkan bukunya (histologi). Semuanya Aya jaga. Aya ga mau orang hilang kepercayaan pada Aya. Ga mauuuuu.

Balik ke koleksi buku Aya tadi, beberapa antologi Aya pun masih ada yang belum dibaca. Yang pasti bacaan-bacaan itu selalu Aya sempatkan "makan" saat Aya luang... ^_^ Kalau buku ini makanan, Aya pasti sudah genduuut. :D

4. MENGISI BLOG AYA
Nahhh iniii.. Buanyak banget hal yang ingin Aya post. Apalagi yang berkaitan sama biologi. File-file kuliah yang masih tersimpan rapi di netbook Aya ni.. Ingiiin Aya bagi.. Juga beberapa naskah tulisan yang sudah dibukukan.. Tapi belum sempat juga. Beginilah kalau perfeksionis. Mau melakukan satu hal saja, mikirnya puanjang minta ampun, Daan saat mikir yang panjang itu, ketemu macem-macem hal, kurang ini, kurang itu, seperti itu juga Aya ngerjain skripsi.. Hmm. Itulah yang menyebabkan Aya terkesan Lama, kata Mas. Mas sering bilang Aya ni terlalu menuntut untuk hasil perfeksionis. Padahal Aya merasa biasa saja. Aya tidak bisa mengerjakan asal tapi beres. Aya bukan kayak Mas. Mas yang asal-asal aja baik, nah Aya bisa HANCUUUR... Hhoohoh. Jadi segala langkah yang Aya ambil, adalah hal yang sudah berulang-ulang kali Aya fikirkan hingga Aya mengatakan ya. Tidak gampang memberikan keputusan... Hmm.. Jadi sabar yaa menunggu postingan-postingan dari Aya ^_^

5. BERBAGAI JANJI 
Mau bikinin souvenir khitanan Adek (sempet ngga yaaaa, hiksssssssssss..), Trus mau bikinin kenang-kenangan buat seorang Ibu yang punya bayi beumur 8 bulan).. Dan lain-lain..

6. NASKAH TULISAN 
Ada beberapa naskah tulisan Aya yang ditunggu, Untungnya deadlinenya diperpanjang hingga pertengahan dan akhir bulan ini.. Jadi Aya masih punya waktu ^_^ TETEP SEMANGAT..

Oke, begitu banyak daftar pekerjaan di luar skripsi yang butuh perhatian Aya, tentunya Aya lirik setiap Aya selesai mengerjakan skripsi, dan Aya berusaha menyelesaikan ini semua dalam selang waktu antara Aya mengantarkan makalah dengan kembali bertemu Ibu untuk bimbingan (Aya bimbingan, kerjaan Aya dibawa pulang dulu, kurleb seminggu, baru bimbingan).

STEP BY STEP. Begitu banyak hal yang meminta perhatian untuk diselesaikan. Tentunya tak boleh merusak hal yang menjadi prioritas utama Aya saat ini. Saat penat, ingin sekali kabur dan main ke tempat teman (di IAIN, Eliya), tapi Palembang Indralaya yang sedang macet-macetnya hingga perjalanan menempuh waktu 7-9 jam sekali jalan, hiksss, bikin Aya was-was mau berangkat. Aya selalu berdoa agar saat Aya ada urusan di palembang, tak Aya alami macet selama itu. 5 menit macet pun sudah kayak ikan asin di dalam bus, apalagi berjam-jam tak sampai-sampai. Padahal biasanya hanya satu jam.. 

JUST DO IT STEP BY STEP. SANTAI TAPI PASTI. Never Lose Hope, coz ALLAH is Always by your side, INSYAALLAH... SEMANGAAAAAT... ^_^9




Langkah-langkah kecil ini, akan mengawali langkah-langkah besar.. Dan ...


marathon setelahnya, untuk menjadi SEORANG JUARA... ^_^

SEMANGAT UNTUK MEMULAI, WALAU MEMANG MEMULAILAH YANG PALING BERAT.. DAN SAAT SUDAH MULAI, TERUSLAH BERGERAK, JANGAN PERNAH BERHENTI, KARENA SEKALI BERHENTI, KAU AKAN TERJATUH DAN BERAT UNTUK BERGERAK MEMULAI LANGKAH KEMBALI...  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Rabu, 02 Januari 2013

SIMPAN HINGGA SUKSES..



Hmm,. Aya suka quote ini..
Tau nggak, ini sama seperti mereka yang telah sukses lakukan.. Sudah beberapa orang Aya temui.. Sepanjang perjalanan menuju kesuksesan, mereka seolah santai di sela perjuangan mereka, tetap tersenyum, tetap gigih berjuang.. Hingga kesuksesan itu tlah diraih, barulah satu per satu mereka buka betapa berat dan pedihnya perjuangan yang mereka lakukan selama perjalanan menggapai kesuksesan itu..

Ya.. Yang terpenting adalah TETAP SEMANGAT dan TERUS BERHARAP PADA ALLAH..

Istiqomah semangatnya.. Boleh naik turun, asal jangan sesuka-suka turunnya, jangan terbang bebas.. Saat lelah, silahkan berhenti sejenak, cari hal yang bisa kembali membangkitkan semangat kita yang sempat down.. Ingat wajah kedua orangtua. Ingat wajah adik-adik kita.. Pengorbanan kedua orangtua, perjuangan kedua orangtua, biar kita bisa menjadi seseorang yang sukses dunia akhirat, membawa kebanggaan dan nama baik keluarga besar.. Ingat.. Ingat harap kedua orangtua.. Ingat kesusahan demi kesusahan yang mereka jalani demi anak-anaknya bisa menjadi ORANG YANG BERHASIL.. Ingat.. 

Jangan pernah sekali-kali mengeluh... Cukup simpan dalam hati. Cukup diri ini dan Allah yang tahu apa yang kita rasakan.. Cukuplah Allah saja..  Semoga Allah memberikan panjang umur dan sehat walafiat pada Mamak dan Bapak.. Semoga kami berempat bisa membahagiakan dan memberi kebanggaan pada Mamak dan Bapak sepuasnya... Bahkan hingga Mamak dan Bapak bisa melihat cucu-cucunya juga menjadi orang sukses dan hebat dunia akhirat nantinya... Ini cita-cita Aya... Cita-cita kami... Aamiin...

Hanya diri kita yang bisa memahami apa dan bagaimana yang harus kita lakukan..
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Selasa, 01 Januari 2013

MASYAALLAH, UDAH GANTI TAHUN

Wuaaaa... Ngga sadar iniii udah tanggal 1 Januariii... 2013 Looo... Ya ampuuun, kalo engga ngeliat di postingan blog yang nampil di tahun 2013, GA SADAR deh... 




Yang semangat aja Aya.. Never lose HOPE, coz Allah is always by your side.. InsyaALLAH.. ^_^

2012 banyak kejutan di balik beberapa target yang harus tertunda dicapai karena berbagai hal dan alasan.. 2013 musti tercapai semua target yang tertunda serta beberapa target yang baruuuu.. (Aamiin) Yang penting TETEP SEMANGAT BERUSAHA DAN BERDOA... ^_^ Bismillah. Semoga lebih baik setiap harinya. Aamiin.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

ANAK-ANAK AYA :D

Buku Aya yang mau didandanin.. Masih ada 1/3 lagi di Rak buku.. 

Alhamdulillah dikasih Allah nikmat memiliki mereka... LUAR BIASA... Butuh energi dan materi banyak mengurusnya kalau mau awet.. Apalagi kalau inget belinya pakai uang dan musti menahan jajan.. Duuuuh, rasanya kalau inget, sayang bangeeeeet.. Dan ga apa-apa korbanin lebih banyak lagi biar panjang umur dan terawat... Ngisi biodatanya (waktu itu sama Mas ngisinya, ntah apa yang ditulis Mas di buku-buku Aya, hahah, waktu mau angkut satu rak penuh buku-buku koleksi Aya-120an buku yang sekarang sudah di rumah-), trus ngelem jilid satu-satu (ngabisin selotip buanyak iniiii), trus gunting plastik satu-satu, lalu rapikan ukuran plastik sesuai ukuran bukunya, terakhir baru deh bener-bener pakein baju plastiknya satu per satu... Ribet kan?? Gapapa.. Mikir pengorbanan pas belinya aja, jadi SAYAAAAAANG bangett.. Kan lumayan, ngumpulin buat perpus pribadi di rumah ^_^

SEMANGATTT AYA... walau tangan melepuuuhhhh megang selotip, capek, bahu pegel, dan lain sebagainya... Resiko.. :D eit BERSYUKUR Ya... Jangan lupa. ^_^ Kamar Aya mulai berantakan kalau udah ngurusin anak-anak.. Heeee... :p Ohyaaa,, buku-buku ini, ada yang dibeliin Mas, dikasih sahabat, dibeliin Bapak mah buanyaaaknya (kan uang saku dikasih Bapak).. Di antaranya ada beberapa antologi Aya.. ^_^ Semoga tahun ini bisa punya antologi dan buku solo yang termbus mayor... Aya mau jadi Master, bahkan kepengeeeen kuliah sampe Post Doctoral bidang Pendidikan.. :D tetep nyangkut ke Biologi tapinya.. Kan ada Mas yang siap berbagi ilmu.. *aamiin.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

SURAT CINTA UNTUK MURABBI

DIA ATAU DIRIMU, AKU TETAP MENCINTAI KALIAN


Teruntuk Murabbiyahku tercinta..
Di Bumi kepunyaan ALLAH…

Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh…
Bagaimana kabarmu hari ini mbakku nan sholehah… Semoga engkau selalu baik dan tak pernah lepas dari penjagaan-Nya.. Ria rasa ini adalah kali pertama Ria menulis surat untuk mbak.. Walaupun sekarang kita masih bersama, namun tak ada salahnya kan Ria ingin mengungkapkan apa yang Ria rasa terhadap mbak lewat surat ini…

Mbakku tersayang…
Pertama sekali Ria haturkan permohonan maaf karena Ria merasa awal kisah kita yang kurang indah.. Entah mengapa, saat perpisahan bersama Murabbiyah  sebelumnya sangat menyayat hati dan membekas di lara.. Ria begitu sayang dan terlampau nyaman dengan beliau.. Sehingga saat beliau terpaksa meninggalkan kami para mutarabbinya, Ria agak  berat melepasnya.. Saat itu Ria merasa hanya beliaulah yang mampu membuat Ria merasa nyaman, merasa terlindungi dan merasa diayomi.. Sikapnya yang peduli, lembut dan tak pernah bersikap keras terlebih dalam mengingatkan.. Ria menyukai kepribadian beliau…

Mbakku yang sholehah…
Mohon maaf atas perkenalan kita yang mungkin sempat menorehkan luka di hati mbak… Atas sikap Ria yang sepenuhnya belum bisa menerima mbak sebagai pengganti beliau… Atas sikap Ria yang tidak langsung cocok dan nyaman seperti pertemuan Ria dengan beliau dahulu.. Ria yang kurang sreg dengan sikap mbak yang terkesan cuek, kurang ramah, dan sangat tegas... Saat itu Ria seperti merasa masuk ke dalam tahanan yang dijaga oleh seorang yang garang.. Yang ada hanya perasaan takut, bahkan terkadang sampai kepada rasa tak suka, atas perbedaan karakter yang sangat bertolak belakang.. Ria menginginkan sosok mbak yang peduli, menganggap para mutarabbinya sebagai adik-adiknya, melindungi mereka, mengayomi mereka dan mengingatkan dengan cara yang halus tapi mengena, sambil tetap bisa tersenyum ramah…

Mbakku yang lembut hati…
Maafkanlah binaanmu ini, karena masih berperangai seperti anak-anak yang belum bisa ditinggal sang ibu, atau seorang adik yang masih bermanja-manja pada sang kakak… Seingkali ria tersinggung atas sikap mbak yang cuek, dan terkesan jutek. Entah mengapa setiap sikap mbak membuat Ria tersinggung, Ria pun tidak sadar mengapa menerima mbak sebagai pengganti beliau adalah hal yang sangat sulit.. Hingga Ria seringkali tidak hadir halaqoh, beberapa kali memang dengan alasan sakit, namun ada pula beberapa kali memang karena sedang tak ingin bertemu… Ada sebutir rasa sakit yang tumbuh, Ria pun tak tahu mengapa.. Maafkan Ria mbak… Maafkan…

Mbakku tersayang…
Ria masih ingat saat Ria curhat pada mbak, dan akhirnya mbak menghancurkan tembok naïf  yang ada dalam diri mbak.. Mbak mulai bersikap ramah dan cair kepada Ria.. Sampai saat mbak jujur bahwa dalam kecuekan mbak yang memang sudah karakter mendarah daging, sebenarnya mbak peduli dengan Ria, sebenarnya mbak memperhatikan Ria, sebenarnya selalu ada rabithah yang mengalun dalam setiap wirid sehabis shalat mbak.. Bahwa sebenarnya, di balik sikap mbak yang terkesan dingin, mbak menyayangi Ria.. Maafkan Ria mbak.. Sampai Ria tidak bisa menerima mbak dengan segala kekurangan mbak yang memang bersikap cuek namun amat peduli… Maafkan Ria yang berpikir minus tentang mbak.. tentang saudari-saudari seperjuangan.. Maafkan Ria…

Mbakku tersayang yang dicintai ALLAH…
Saat itu Ria terdiam.. Terdiam karena Ria mendengar cerita tentang mbak dari seorang saudari yang bersama-sama mengajar TPA dengan mbak, yang juga teman Ria… Ria tidak menyangka bahwa Ria membuat mbak bersalah sampai-sampai mbak harus melawan rasa gengsi untuk menangis di hadapan seorang saudari tersebut karena mbak bingung menghadapi Ria… Ria terdiam.. Tidak menyangka… Ternyata mbak merasa amat bersalah atas ketidaknyamanan Ria dan kebelumcocokan Ria berada di bawah bimbingan mbak… Mbak yang pintar… Sholehah… Dan banyak sisi baik… Harus terkalahkan oleh sikap mbak yang cuek dan kurang care (yang Ria anggap).. Maafkan Ria mbak… Maafkan Ria…..

Mbakku terkasih…
Surat ini Ria tulis dari hati yang paling dalam.. Maafkan diri Ria yang sangat sensitif dan belum dewasa ini ya mbak… Semoga surat ini menjadi penyampai rasa maaf Ria bersama rabithah pengikat hati agar senantiasa dilingkupi rasa sayang yang terus bertambah dan berlandaskan cinta karena-Nya… Semoga.. Semoga ikatan hati ini takkan pernah putus.. Semoga kita senantiasa saling menyayangi dan mengerti.. Ria sayang mbak.. Ria ingin menjadi sosok binaan yang mbak sayangi.. Ria ingin menjadi sosok adik yang mbak ingatkan dengan lembut tapi tetap tegas… Semoga surat isi meresap ke hati… aaaamiiiin..

Wassalamu’alaikum warohmatullaahi wabarokaatuh.
Indralaya, 15 Juli 2012, 11:38 pm
Ria Hidayah
Adik yang sesungguhnya mencintaimu, karena ALLAH
***

Naskah surat cinta untuk Murabbi ini pernah Aya ikutkan di event Surat Cinta untuk Murabbi. Hasilnya belum rejeki untuk lolos. Tapi tak apa ya Aya posting di sini.. ^_^ Semoga bermanfaat.. (Siapa tau yang bersangkutan Allah takdirkan mampir ke sini dan membaca Surat Cinta Sederhana ini )
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...