SALAM MESSAGE .n_n.

Jumat, 26 April 2013

UJE SAMPAI PADA-NYA

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيم

Aya kebangun jam 1. Sudah 3 hari ini Aya selalu bangun jam 1 dengan mimpi yang beraneka ragam, ada-ada aja. Seperti biasa, Aya langsung menghidupkan netbook yang semalam Aya pakai nonton Snow White. Aya langsung re-charge dan segera online untuk update antivirus. Sembari meng-update, Aya langsung mengambil wudlu dan menunaikan rangkaian ibadah sunnah yang Allah cintai...

Setelah puas membaca doa dan membaca dua surat cinta wajib, Aya langsung login fb, blog, semuanya, termasuk email. Dan di facebook, Aya terbaca status seorang teman dari Makassar yang rajiiin banget online sembari ngerjain skripsi s1nya sastra jepang Unhas. Hmmm. Dia bikin status bawa-bawa nama Ustadz Jeffry tanpa embel-embel. Aya menolak berprasangka lebih jauh karena saat itu Aya juga sudah shock andai praduga Aya benar. Takutnya kan itu ustadz tetangganya, atau deket tempat tinggalnya Emma (Ada dua teman Aya dari Sulawesi yang namanya Emma, Satu Paresma, satu Rahmah)

Aya langsung main di beranda dan ketemu status dari page Ustadz Arifin Ilham yang isinya tentang meninggalnya Ustadz Jeffry Al Bukhari. Dada Aya sesak. Ini sungguh terlalu cepat untuk orang baik seperti beliau. Sedih. Tiba-tiba air mata Aya menetes dengan sangat deras dengan Aya yang masih mengenakan mukena. Sedihnya Aya..... Aya langsung cari berita apa sebab Ustadz Jeffry meninggal, karena Aya tak pernah mendengar beliau sakit. Aya juga main ke twitter. Dan di sana Aya terbaca tweet terakhir Ustadz yang beliau posting 13 Maret 2013 lalu. 

Isinya : "Pada akhirnya, semua akan menemukan yang namanya titik jenuh, dan pada saat itu kembali adalah yang terbaik. Kembali pada siapa???? Kepada "DIA" pastinya. Bismi_KA Allaahumma ahya wa amuut" --Path tertanggal 13 Maret 2013--
Innalillaahi wainna ilaihi rooji'uun... Bagaimana kabar istrinya, anak-anaknya? Sedih. Aya langsung sedih karena membayang  andai Aya yang jadi istri atau anak beliau. Sedihnya ditinggal suami, ayah, bahkan Aya yang notabene belum pernah bertemu Uje secara langsung pun sedih dan kalut luar biasa.. Aya tak berhenti meneteskan air mata, terlebih saat mengetahui penyebab meninggalnya Ustadz yang disebabkan kecelakaan tunggal dengan motor gede Kawasaki E650nya. 

Dunia maya ramai membicarakan sembari mendoakan Ustadz Muda yang Gaul itu. Beginilah orang baik, dicintai banyak orang, maka dimana-mana, kenal maupun tidak, bertemu langsung maupun belum, menangis duka dan senantiasa mengirimkan doa-doa agar Alm Ustadz Jeffry  Al Bukhari diterima amalnya oleh Allah dan mendapatkan tempat yang baik di sisi Allah. Sayang sekali televisi kami hilang signal sehingga gambarnya menghilang dan hanya ada rintik-rintik "hujan pasir" di sana. Karena itulah Aya memanfaatkan semaksimal mungkin internet yang sedang ngebut-ngebutnya untuk terus memantau kabar Alm. Ustadz Jeffry.

Sepulang dari kampus, Dik Tri memasang televisi yang hanya dapat signal TV-One. Syukur-syukur masih dapat walaupun hanya 1. Dan tangis Aya kembali tumpah saat melihat prosesi penshalatan jenazah Alm Ustadz yang dihadiri oleh ratusan ribu jamaah, masjid Istiqlal yang besar, luas dan bertingkat disesaki oleh jama'ah yang menyholati Alm. Ustadz Jeffry. Aya selalu membayangkan andai dia adalah keluarga Aya, maka tentu Aya akan jauh lebih sesak dan sedih dari pada ini. Meninggal tanpa ada sakit, mendadak karena tabrakan (walau memang semuanya telah Allah rencanakan jauh sebelum kita hidup di dunia dan tertulis di Kitab Lauhul Mahfuzh). Innalillaahi wainna ilaihi raaji'uun. Allaahummaghfirlahu warhamhu wa'aafihi wa'fu anhu wa akrim nuzulahu wawassi' madkholahu waghsilhu..

Ada satu tulisan yang membuat Aya sangat sedih saat membacanya, yakni Biografi Ustadz Jeffry Al Bukhari yang diposting di website Eramuslim. Silahkan mampir ke SINI untuk membacanya..

Semoga alm Ustadz Jeffry diterima amalnya oleh Allah, diberikan tempat terbaik oleh Allah di sisi-Nya, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan lahir batin, ketabahan dan keikhlasan menghadapi semua ketentuan Allah. Aamiin Aamiin Aamiin Yaa Mujiib.....

"Tidaklah seorang muslim meninggal pada hari Jumat atau malam Jumat melainkan Allah melindunginya dari siksa kubur" (H.R. Al Tirmidzi No.1043)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Trims ya sudah berkenan ninggalin jejak di Memories of My Life .n_n.