SALAM MESSAGE .n_n.

Minggu, 03 Februari 2013

LAGI-LAGI TENTANG CINTA -JAGA HATINYA YA-

Saat kau sudah mencintai seseorang, dan kalian sudah sama-sama tahu bagaimana perasaan masing-masing,  jangan pernah kau lepas.. Jangan pernah kau sia-siakan.. Jangan pernah kau anggap remeh dan jangan pernah kau tarik ulur.. Bukan tak mungkin selama dia kau tarik ulur dan kau buat sesuka hati seperti boneka,  ada orang lain yang dengan tulus hatinya memperlakukan orang yang kau cinta bak cinderella.. Bukan tak setia, hanya melihat dan merasa, yang mana yang lebih menganggap dia ada dan bermakna, sehingga dia merasa begitu berharga karena dia telah diakui keberadaannya.. Bukan kau sembunyikan, bukan pula kau berlagak sombong lalu di belakang kau bertingkah layaknya manusia-manusia lainnya yang menjalin suatu hubungan khusus antara perempuan dan laki-laki.. Bukan bertingkah munafik..

Kecuali cinta itu memang tak pernah kau ungkap, dan kalian sama-sama tak pernah tau isi hati masing-masing.. Andai masih seperti itu, maka jagalah.. Simpan rapat-rapat isi hatimu, jangan sampai seorangpun yang tahu, ini lebih baik daripada kau tarik ulur perasaan si perempuanmu, dengan sehari kau bilang cinta, lalu sehari kemudian kau bilang benci.. Lebih baik kau berdoa dan memantaskan diri dengan harapan semoga Allah menjawab perasaanmu padanya dengan kabar baik dan Allah berkahi..

Aku telah merasakan keadaan seperti halnya pada paragraf pertama.. Karena sudah begitu, aku tak ingin main-main. Aku tak ingin orang anggap aku masih bermain-main. Tidak. Aku sudah terlanjur tau bagaimana dia memperlakukanku, juga orang-orang di dekatku, begitu juga dengannya, dia sudah terlanjur tau bagaimana aku memperlakukannya dan juga orang-orang di dekatnya.. Dia mengakui keberadaanku, dia tidak menepik kehadiranku dalam hidupnya, dia menghargai adanya aku, dan akupun akan menjaganya..  Aku hanya ingin memperjuangkannya sampai jenjang tertinggi dari sebuah hubungan. Aku ingin segera menghalalkannya.. Bukan hanya tapi harus.. Karena resiko telah bermain hati.. "bermain hati" bukan maksudku bermain-main, tapi Dia memberiku rasa yang belum pada saatnya, tapi ternyata takdir-Nya membawaku pada kehidupannya sedalam-dalamnya, begitu juga dia telah dibawa-Nya dalam kehidupanku sedalam-dalamnya..

Hati-hati dengan hati....

Andai belum siap jangan sekali-sekali menodai Hati.. karena Hati bukan sembarang Hati.. Andai memang ragu dan belum siap maka JANGAN SEKALI-KALI menyinggung-nyinggung hal-hal yang merusak hati.. Harus tegas, harus konsisten.. Kalau memang serius maka HARUS BERANI hadapi resiko. Jangan melarikan diri, kabur dengan embel-embel aku ingin memperbaiki diri, tapi pada akhirnya tetaplah tak mampu menjaga hati.. Kita memang manusia, yang tak pernah luput dari salah.. Tapi tolong, karena kita bukan makhluk sempurna, jangan sekali-kali bertingkah seolah kita tak pernah salah.. Seolah kita bebas dari dosa lalu menyudutkan orang-orang yang Allah beri ujian dengan hal bernama Perasaan.. 

Saya salut dengan orang-orang yang mampu memegang keteguhan hatinya, tapi siapa berani bertaruh bahwa di hatinya bersih dari sebuah nama manusia yang ia punya rasa???? Jadi, sebaik-baik apapun diri kita (kita merasa), jangan pernah merasa bebas dari dosa lalu sesuka-suka menyudutkan orang-orang yang keluar jalur, belum tentu yang menyudutkan lebih baik daripada yang disudutkan..  

Saya berharap, inilah terakhir kalinya saya belajar mencintai seseorang.. Saya harap dialah cinta terakhir saya.. Saya harap dengannyalah Allah ijinkan saya hidup dan memperbaiki diri, menanggung resiko atas perasaan yang hadir menyemai ruang-ruang hati.. Saya harap cintanya tak habis-habis.. (Seperti saya yang mencinta tiada akhir, berkali-kali meski harus kecewa karena sesosok yang saya cinta tak sekuat saya mempertahankan cinta.. Itulah perempuan.. Sekali mencinta, perasaannya akan terus tumbuh dan tumbuh, semakin besar, dan berumur panjang... Tapi sekali saja dia kecewa, maka pelan-pelan rasa itu akan lenyap ditelan masa..)

Saya pilih seseorang yang mencintai saya dengan cinta yang tak habis-habis dan tak luntur-luntur.. Daripada saya yang mencintai seseorang yang tidak mencintai saya.. Semoga dialah orangnya.. Aamiin..

Tapi, andaikata takdir berkata lain, Wallaahu a'lam bishshawaab.. Hanya bisa berdoa dan berusaha.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Trims ya sudah berkenan ninggalin jejak di Memories of My Life .n_n.